Ismail Rasyid Lolos Verifikasi, Calon Ketum Kadin Aceh

1kabar.com | Banda Aceh

Ketua Stering Comitee (SC) musyawarah provinsi (Muprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, Teuku Yusuf SH bersama panitia pelaksana menggelar konferensi pers terkait hasil verifikasi calon ketua Kadin yang dilakukan oleh panitia.

Didepan para wartawan saat konferensi pers yang berlangsung di Gedung Saudagar Aceh, Selasa (7/6/2022), Teuku Yusuf secara resmi mengumumkan tiga nama dari lima calon ketua umum Kadin Aceh masa bakti 2022-2027.

Menurut Teuku Yusuf, ketiga kandidat yang dinyatakan lolos verifikasi berkas yaitu Ir. Muhammad Iqbal.

Sekedar mengingatkan bahwa Muhammad Iqbal selama ini dipercayakan sebagai pelaksana ketua Kadin Aceh mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan Makmur SE.

Sedangkan dua calon lain yang berhak maju sebagai ketua Kadin Aceh pada Muprov ke-7 yaitu Presiden Directur Trans Continent Ismail Rasyid SE, dan mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Aceh, Risky Syahputra SE.

Disebutkan muprov Kadin Aceh direncanakan digelar pada 17 Juni 2022 mendatang yang sebelumnya berkali-kali berubah jadwal dengan berbagai alasan.

“Nah, mulai saat ini ketiga calon sudah dinyatakan lolos verifikasi tersebut dan ketiganya sudah menyetor dana kontribusi masing-masing sebesar Rp 500 juta,” ungkap Teuku Yusuf didampingi Ketua OC Muhammad Mada.

Namun sedikit aneh, dalam pers tadi sore bahwa setoran dana kontribusi diumumkan yang pertama menyetor bukan Muhammad Iqbal, tapi Risky Syahputra kemudian disusul Ismail Rasyid. Lalu Muhammad Iqbal, kata T Yusuf, baru pada hari ini, Selasa (7/6/2022) melakukan penyetoran dana tersebut.

“Jadi ketiga calon yang sudah lolos telah menyelesaikan setoran dana kontribusinya,” ungkap manta Sekda Kota Sabang ini.

Untuk meyakinkan awak media ia turut memperlihatkan bukti setoran yang dilakukan Iqbal.

Lalu yang menjadi pertanyaannya adalah mengapa Rizky yang pertama menyetor dana, bukankah seharusnya Muhammad Iqbal yang pertama menyetor dana tersebut seperti yang sebelumnya dia umumkan sendiri ke media.

Ketua Panitia OC Muhammad Mada dalam pertemuan yang berlangsung digedung megah saudagar Aceh itu menjelaskan soal jadwal Musprov Kadin Aceh yang masih tentatif hingga saat ini.

“Kita tetap patuh anggaran dasar dan berpedoman pada petunjuk Pengurus Kadin Indonesia,” kata Muhammad Mada.

Pria yang akrab disapa Cek Mada ini mengatakan, sebenarnya jadwal Musprov Kadin Aceh hingga saat ini sudah tiga kali ditetapkan jadwal Muprov Kadin Aceh, pertama pada bulan Maret, kemudian berubah jadi 3 Juni, lalu kembali berubah menjadi pada 27 Juni 2022.

“Lantas, terakhir berubah lagi, dari 27 Juni dimajukan menjadi 17 Juni 2022 nanti,” ungkapnya.

Nah, untuk yang tanggal 17 Juni, kata Cek Mada panitia bahkan sudah melapor terkait penyelenggaraan Muprov kepihak kepolisian.

“Insya Allah tak akan berubah lagi,” ujar Cek Mada sambil menunjukkann surat dari Pengurus Pusat Kadin Indonesia.

Dalam pertemuan dengan awak media tersebut, Cek Mada mengatakan panitia berharap jangan ada lagi perubahan.

“Tapi kami yakin Muprov ini akan ditunda atau akan terjadi perubahan jadwal, karena kami sudah mendapat kabar secara lisan kemungkinan 17 Juni itu ditunda lagi.

Temu pers juga ikut dihadiri unsur panitia di antaranya ada Iqbal Idris Ali, Jailani yang akrab disapa Joy dan TAF Haikal

Karena, pada 18 Juni 2022 mendatang, Ketua Umum Kadin Indonesia akan mendampingi Presiden Jokowi untuk menghadiri pertemuan G-20 di Singapura.

Namun, katanya, kemungkinan perubahan jadwal terakhir baru diberitahu secara lisan. “Ini belum bisa dipegang. Sebab, kalau ada perubahan, akan disurati,” katanya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *