banner 728x250

Bimtek Geuchik Di Aceh Utara Ke Bogor Capai Angka 30 Juta Perdesa, Menjadi Perbincangan Publik

1kabar.com | Aceh Utara 

Sejumlah Kepala Desa(Geuchik) yang tersebar di empat kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara, akan mengikuti bimbingan teknik (Bimtek), ke Bogor Jawa Barat.

Bimtek gelombang pertama yang direncana pada tanggal 9 hingga 13 Juni 2022 mendatang, selain diikuti para keuchik turut ikut serta perangkat desa.

Kegiatan Bimtek ke Bogor yang akan diikuti para Geuchik dan seorang aparatur desa, sudah menjadi perbincangan sejumlah kalangan setelah beredarnya surat undangan di media sosial sejak sepekan lalu. Surat undangan pelatihan atau bimtek yang mengatasnamakan ‘Lembaga Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknologi Putra Bangsa’, tertera alamat di Tebing Tinggi, Sumatera Utara itu ditujukan kepada kepala desa se-Kabupaten Aceh Utara, tertanggal 18 Mei 2022.

Dalam surat bernomor: 1271/L.P3-TPB/X/2022 itu disebutkan bahwa dilaksanakan kegiatan pelatihan pupuk organik se-Kabupaten Aceh Utara pada 1 sampai 5 Juni 2022 di Bogor, yang dilaksanakan pada Hotel Fave Bogor.

Namun kegiatan Bimtek informasi yang diperoleh untuk gelombang pertama dilaksanakan pada 9-13 Juni 2022, di Bogor, Jawa Barat, karena sejumlah desa yang ikut bimtek itu belum melakukan penarikan atau pencairan dana desa yang dianggarkan tersebut.

Ketua Forum Keuchik Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara, Abdul Munir, kepada sejumlah wartawan membenarkan ada kegiatan bimtek, selain Kecamatan Tanah Pasir yang akan mengikuti bimtek ke Bogor pada gelombang pertama ada tiga kecamatan lain yaitu Kecamatan Lhoksukon, Cot Girek dan Syamtalira Aron.

“Biaya bimtek untuk dua orang khusus di Tanah Pasir sebesar Rp 15 juta per orang atau Rp 30 Juta dengan dua peserta setiap desa, dikumpulkan melalui bendahara forum Keuchik kemudian di setor ke Badan Kerja Sama Antar-Desa (BKAD) “kata Abdul Munir, Selasa (7/6/2022).

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Utara, Fakruradhi, SH.MH, saat dikonfirmasi, membenarkan ada kegiatan Bimtek dan orientasi lapangan (OL) ke Bogor.

“Terkait besaran anggaran dan teknis pelaksanaan itu merupakan kewenangan nya Gampong dan kesepakatan dengan BKAD, kita di Kabupaten tidak ikut campur terhadap hal tersebut, untuk lebih jelasnya bisa konfirmasikan dengan masing-masing BKAD dan mitra kerja-nya,”jelas Fakhrurrazi.(Fadly P.B)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *