Deli Serdang | 1kabar.com
Akibatnya tidak di kunjung di perbaiki terkesan di lakukan pembiaran,longsor di Jalan. Talun Kenas – Penen,persisnya di Dusun Pintu Besi Desa Lau Rakit, Kecamatan STM Hilir,Kabupaten Deli Serdang,makan korban.Pada hari Jumat tanggal (12/08/2022) kemarin malam.

Korban bernama Saiful Bahri Warga Jalan Irian Tanjung Morawa dan teman wanitanya yang belum di ketahui indentitasnya di duga pasangan kekasih yang berboncengan mengendarai sepeda motor yang terperosok ke jurang Jalan amblas sedalam 40 meteran tersebut.
Informasi yang di dapatkan dari warga masyarakat setempat,kalau korbannya adalah sepasang kekasih warga Tanjung Morawa. ” Korbannya 2 orang bang,di perkirakan sepasang kekasih warga Tanjung Morawa,” terang warga masyarakat setempat.

Terkait itu,Kepala Desa Laur Rakit, Adininta Barus,saat di konfirmasi Wartawan Sabtu pada hari Sabtu tanggal ( 13/08/2022) dini hari sekira pukul 07.30 Wib,membenarkan kalau longsor di Desanya itu memakan korban. ” Iya benar bang,Jasad korban sudah kami evakuasi tadi malam dari dalam jurang longsor itu,” kata Kepala Desa Lau Rakit.
Di jelaskanya,awalnya di ketahui kalau longsor itu memakan korban dari keterangan warga masyarakatnya bernama Takur Bangun,yang tinggal tidak jauh dari lokasi longsor. ” Sekira pukul 22.30 Wib,warga masyarakat saya itu keluar dari rumah,iya melihat ada cahaya memancar dari dalam jurang.Merasa curiga iya pun mendekat ke jurang dan menerangi kedalam jurang dengan menggunakan lampu senter miliknya,” jelas Kepala Desa.
Karena melihat ada cahaya lampu memancar dari dalam jurang,warga masyarakat itu pun memberitahukannya kepada warga masyarakat sekitar,dan akhirnya warga masyarakat pun rame-rame menelusuri jurang guna memastikan cahaya apa yang sebenarnya yang memancar dari dalam jurang.
Dan setelah di telusuri,warga masyarakat pun menemukan Sepeda Motor dan 2 orang warga masyarakat tergeletak di dalam jurang.Dan akhirnya penemuan itu saya sampaikan ke Polsek Talun Kenas.
Dan tak berselang lama,Personil Polsek Talun Kenas dan Koramil 20/ Talun Kenas,tiba di tempat kejadian perkara (TKP),dan membantu dalam mengevakuasi jasad korban.Dan selanjutnya membawa kedua jasad korban ke Puskesmas Talun Kenas.
” Salah satu korban itu bernama Saipul Bahri warga Jalan Irian Kelurahan Pekan Tanjung Morawa, dan satunya lagi saya belum tau,” terang Kepala Desa Lau Rakit.
Terkait hal ini Kepala Dinas PUPR Kabupaten Deli Serdang,Janso Sipahutar,ST.,MT yang saat di konfirmasi melalui lewat via sambungan pesan singkat WhatsApp membantah melakukan pembiaran terhadap Jalan longsor itu, menurutnya sudah berbagai upaya telah di lakukan termasuk pembuatan parit saluran pengalihan air,dan Jalan alternatif.
” Perencanaannya sudah kita buat dan pengujian tanah sudah kita lakukan..Jalan alternatip juga sudah kita perbaiki dan tanda Jalan rusak juga di buat..kita menganggarkannya di P APBD karena anggaran belum tersedia sebelumnya dan konstruksinya harus permanen…kita juga sudah membuat saluran pengalihan air supaya kerusakan tidak semakin besar..jadi tidak benar kalau kita membiarkan,kita akan menangani sesuai ketentuan yang berlaku..kita juga memang menghadapi banyak bencana alam pada saat yang sama,dan harus kita tangani,” jawab Kepala Dinas PUPR Kabupaten Deli Serdang.
Namun dari pantauan wartawan di lokasi ini dan di lapangan,tidak ada rambu-rambu tanda bahaya di lokasi longsor,juga parit saluran pengalihan air yang di kerjakan Dinas PUPR Kabupaten Deli Serdang terbengkalai dan tidak berfungsi.Sedangkan Jalan alternatif Talapeta-Lau Rakit juga kondisinya cukup parah,pungkasnya(Z01/S79)





