Berita TerkiniDaerahPeristiwaPerusahaan

4 Aliansi Federasi SP/SB Mengadakan Aksi Massa Damai Didepan Kantor PT. Samawood Utama Works Industries

75
×

4 Aliansi Federasi SP/SB Mengadakan Aksi Massa Damai Didepan Kantor PT. Samawood Utama Works Industries

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | 1kabar.com

Aksi massa damai yang diadakan didepan Kantor Perusahaan PT. Samawood Utama Work Industries yang beralamatkan Jalan Sei Blumei Hilir, Dusun 1, Desa Tanjung Morawa-A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Rabu, 15 Mei 2024.

4 Federasi yang mengadakan aksi massa damai yaitu :

1). FSP. KAHUT-KSPSI AGN atuc./ Muhammad Sahrum.
2). SBMI Merdeka/Rintang./ Berutu, SH.
3). KIKES-KSBSI./Hera Yunita Siregar, SH.
4). SBMI INDEPENDEN./Suhib Nurido
5). Masyarakat sekitar Perusahaan.

Aksi massa damai yang di hadiri ratusan dari ke-4 Federasi SP/SB berjalan dengan aman walaupun sedikit ada ketegangan antasi massa aksi damai dan pihak Perusahaan tapi aksi massa damai berjalan dengan kondusif.

Ada 5 tuntutan aksi massa damai :

1). Menolak keras PHK massal di PT. Sawood Utama Works Industries.
2). Menolak keras peralihan status Buruh dari PKWTT menjadi PKWT apapun alasannya.
3). Meminta Management PT. Samawood Utama Utama Works Industries untuk menghargai dan melibatkan SP/SB (Serikat Pekerja/Serikat Buruh dalam perundingan penyelesaian masalah).
4). Meminta Perusahaan PT. Samawood Utama Works Industries untuk melaksanakan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang masih berlaku sebagai pedoman dalam menyelesaikan permasalahan di Perusahaan.
5). Mendesak Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan Provinsi Sumatera Utara untuk menghentikan PHK massal di PT. Samawood Utama Works Industries.

Kegiatan aksi massa damai ini sudah berjalan selama 3 hari berturut-turut , tetapi sampai hari ke-3 pun pihak dari Perusahaan sepertinya enggan untuk ketemu dengan aksi massa damai.

Bahkan dalam kegiatan aksi massa demo tersebut, terlihat juga warga masyarakat Desa Tanjung Morawa-A yang berposisi warga masyarakat disekitar lokasi Pabrik PT. Samawood Utama Work Industries, turut membantu secara spontan dikarenakan warga masyarakat merasa sedih dan haru melihat para warga masyarakat, warga masyarakat Desa Tanjung Morawa-A, yang bekerja di PT. Samawood Utama Work Industries tertindas dengan perlakuan yang tidak adil dari yang katanya ada pihak ketiga.

“Aliansi Serikat Pekerja dan Buruh dalam waktu dekat akan mengadakan aksi massa demo kembali dengan menurunkan aksi massa demo yang jauh lebih banyak lagi ke PT. Samawood Utama Work Indutries,” ucap salah seorang Ketua dalam aksi massa demo tersebut.

Dikarenakan 4 (Empat) Pengurus Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang ada di PT. Samawood Utama Work Industries yang sedang berjuang untuk para Anggotanya telah di PHK pada saat aksi massa demo yang telah sesuai dengan Undang-Undang Tentang Pelaksanaan Demo/Unjuk Rasa padahal jelas didalam Undang-Undang RI Nomor : 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh telah ditetapkan didalam Pasal 28 – Apabila para Pengurus Serikat Pekerja/Serikat Buruh sedang Membela dan Membantu para Anggotanya dilarang untuk di PHK, dan Sanksi juga Ada nantinya diberikan kepada Perusahaan yang membandel sesuai pada Pasal 43.

Ketika para Pekerja/Buruh menanyakan tentang sanksi hukum yang telah ditetapkan didalam Undang-Undang RI Nomor : 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh pada pasal 43 tersebut, dijawab oleh salah seorang Ketua Serikat Pekerja/Serikat Buruh disampaikan sanksinya adalah sanksi pidana penjara paling singkat 1 (Satu) Tahun dan paling banyak 5 (Lima) Tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 100.000.000. (Seratus Juta) dan paling banyak Rp. 500.000.000. (Lima Ratus Juta) dan para Pekerja/Buruh yang melaksanakan aksi massa demo tersebut kami mau pidana penjara saja, secara santun kembali dijawab itu nantinya tergantung kepada aparat yang berwenang untuk itu, kita tidak bisa memaksanya.

Wartawan akan terus memantau perkembangan dari kasus ini.(***)

Editor : (Chaidir Toweren)

Ketuk Play Untuk Melihat Tayangan DMTV Malang