Subulussalam– 1kabar.com. i tengah kemajuan zaman dan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, masih ada warga Kota Subulussalam yang hidup dalam keterbatasan.
Seorang pria yang akrab disapa Datuk, warga Desa Tualang, Kecamatan Rundeng, hingga kini belum merasakan aliran listrik di rumahnya. Ia hidup seorang diri, jauh dari keramaian, bahkan rumah yang ditempati masih berstatus menumpang.
Untuk penerangan, Datuk hanya bergantung pada lampu cas yang diisi daya di rumah tetangga. Jika tidak sempat mengecas, rumahnya pun terpaksa gelap gulita.
Kondisi ini pertama kali mencuat setelah diposting oleh akun Facebook Sahmudin Barat yang mengunggah keluhan masyarakat terkait kehidupan Datuk. Dalam unggahan tersebut, ia berharap pemerintah maupun pihak-pihak berwenang di Kota Subulussalam dapat memberikan perhatian dan bantuan.
“Beliau sangat memprihatinkan. Semoga di HUT RI ke-80 ini, ada bantuan listrik dan pangan bagi Datuk, karena beliau layak dibantu,” tulis Sahmudin dalam statusnya.
Masyarakat berharap pemerintah Kota Subulussalam bersama pemangku kebijakan dapat segera menindaklanjuti persoalan ini. Pasalnya, di era modern saat ini masih ada warga yang belum merasakan penerangan listrik, sebuah kebutuhan dasar bagi setiap rumah tangga.[MrPadank]





