Jakarta|1kabar.com
Arief Martha Rahadyan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas langkah tegas Presiden Prabowo Subianto yang menandatangani surat rehabilitasi bagi dua guru dari Luwu Utara.
Menurutnya, tindakan ini bukan hanya sebuah penandatanganan administratif, tetapi wujud nyata keberpihakan negara terhadap keadilan, kebenaran, dan martabat para pendidik.
Arief Martha Rahadyan menegaskan bahwa dua guru tersebut telah melewati perjalanan panjang membela kejujuran, dan kini negara hadir mengembalikan hak serta kehormatan mereka.Ini adalah bukti bahwa pengabdian tidak pernah sia-sia. Ketika guru dizalimi, bangsa pun terluka. Maka pemulihan martabat mereka adalah kemenangan kita semua,” ujar Arief.
Ia juga menekankan bahwa keputusan Presiden Prabowo menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam melindungi guru, yang selama ini menjadi pilar utama pendidikan dan fondasi kemajuan bangsa.Keadilan untuk guru adalah martabat untuk rakyat. Tindakan ini memberi pesan kuat bahwa negara tidak tinggal diam ketika pengabdian dilecehkan,” tambahnya.
Arief Martha Rahadyan mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa guru harus selalu dihormati dan dilindungi. Mereka bukan hanya pendidik, melainkan penjaga masa depan generasi Indonesia.





