DELI SERDANG | 1kabar.com
Perkumpulan Penulis Berita Media Indonesia (PPBMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) secara tegas mendesak Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan agar segera mengambil tindakan keras terhadap Kepala Puskesmas Kecamatan Batang Kuis, dr. Lenni Estiani Desakan tersebut disampaikan melalui surat pernyataan sikap resmi bernomor 0123/PPBMI/I/2025 yang berisi rangkaian dugaan kelalaian pelayanan kesehatan yang dinilai mencederai hak dasar masyarakat, Senin (12/01/2026).
Dalam pernyataan tertulisnya, Perkumpulan Penulis Berita Media Indonesia (PPBMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengungkap sedikitnya tiga peristiwa serius yang dinilai mencerminkan buruknya kinerja dan lemahnya kepemimpinan ditubuh Puskesmas Kecamatan Batang Kuis.
Peristiwa pertama terjadi sekitar September 2025 lalu, ketika seorang warga Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, dilaporkan meninggal dunia dan yang diduga kuat akibat kelalaian pelayanan medis dari pihak Puskesmas Kecamatan Batang Kuis.
Ironisnya, peristiwa tersebut terjadi bertepatan dengan kunjungan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan ke Puskesmas Kecamatan Batang Kuis. Namun hingga kini, kasus tersebut dinilai tidak pernah ditangani secara terbuka dan tuntas.
Selanjutnya, pada Desember 2025 lalu, Perkumpulan Penulis Berita Media Indonesia (PPBMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali menerima informasi yang memantik kemarahan publik. Sekitar 10 Pegawai Puskesmas Kecamatan Batang Kuis, termasuk Kepala Tata Usaha (KTU),
diketahui melakukan perjalanan ke luar Negeri, tepatnya ke Bangkok, Thailand. Keberangkatan itu dilakukan disaat Kecamatan Batang Kuis tengah dilanda bencana banjir. Perkumpulan Penulis Berita Media Indonesia (PPBMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menilai, perjalanan tersebut yang diduga direstui oleh Kepala Puskesmas Kecamatan Batang Kuis, dr. Lenni Estiani tanpa adanya upaya pelarangan atau tindakan tegas, meski masyarakat tengah membutuhkan pelayanan maksimal.
Peristiwa ketiga terjadi pada Januari 2026, saat seorang balita warga Kecamatan Batang Kuis dinyatakan positif Demam Berdarah Dengue (DBD). Perkumpulan Penulis Berita Media Indonesia (PPBMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menilai balita tersebut tidak memperoleh pelayanan optimal. Namun setelah kasus itu viral di media cetak dan media online arus utama, barulah pihak Puskesmas Kecamatan Batang Kuis terlihat sibuk melakukan pembenahan dan yang diduga menggiring opini publik seolah pemberitaan tersebut tidak sesuai fakta.
“Ketiga peristiwa ini bukan kejadian kecil. Ini menyangkut nyawa manusia, etika pelayanan publik, dan tanggung jawab moral aparatur Negara,” tegas PPBMI Provinsi Sumut dalam pernyataannya, Senin (12/01/2026).
Atas dasar itu, Perkumpulan Penulis Berita Media Indonesia (PPBMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menilai sudah sangat layak dan mendesak bagi Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan untuk mencopot Kepala Puskesmas Kecamatan Batang Kuis, dr. Lenni Estiani serta menjatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Langkah tegas tersebut dinilai penting demi memulihkan kepercayaan publik dan memastikan pelayanan kesehatan berjalan sebagaimana mestinya.
Perkumpulan Penulis Berita Media Indonesia (PPBMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) juga menyampaikan kritik keras apabila hingga saat ini tidak ada tindakan konkret dari Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan. Mereka mempertanyakan ketegasan kepala daerah dalam menegakkan disiplin, seraya menyindir bahwa kebijakan jangan hanya tegas ke masyarakat, namun lemah terhadap bawahan sendiri.
“Jika tidak ada tindakan, kami berhak mempertanyakan keberpihakan dan konsistensi kepemimpinan,” tulis PPBMI Provinsi Sumut menutup pernyataannya, Senin (12/01/2026).
Surat pernyataan sikap tersebut turut ditembuskan kepada Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, DPRD Provinsi Sumatera Utara, DPRD Kabupaten Deli Serdang, serta instansi terkait lainnya di tingkat Provinsi dan Kabupaten.(inn0101)





