BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPemerintah

FKDM Ujung Tombak Deteksi Dini Potensi Gejolak di Masyarakat, “Bupati Deli Serdang Yang Tidak Ada Membuat Laporan Akan Diganti”

121
×

FKDM Ujung Tombak Deteksi Dini Potensi Gejolak di Masyarakat, “Bupati Deli Serdang Yang Tidak Ada Membuat Laporan Akan Diganti”

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | 1kabar.com

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) merupakan salah satu ujung tombak Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mendeteksi secara dini berbagai potensi permasalahan yang dapat menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) bukan wartawan yang melaporkan setelah kejadian, tetapi FKDM harus bekerja sebelum kejadian. Setiap gejala di masyarakat, sekecil apa pun, itu harus dilaporkan,” tegas Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan dalam arahannya, pada Pertemuan Refleksi dan Evaluasi Kinerja Kepengurusan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Deli Serdang dan Kecamatan se-Kabupaten Deli Serdang di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Selasa (13/01/2026).

Di acara yang turut dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS tersebut, Bupati menyayangkan minimnya laporan yang masuk dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) selama ini. Padahal, ada 110 Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) diseluruh Kecamatan se-Kabupaten Deli Serdang.

Baca juga Artikel ini  Dukung Penuh Gerakan Merawat dan Menjaga Bumi serta Penguatan Solidaritas Demi Masa Depan Bangsa, Kajati Sumut Dampingi Utusan Khusus Presiden RI Bidang Energi dan Iklim

Untuk itu, Bupati menargetkan, setiap Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) harus mampu menyampaikan minimal satu laporan setiap hari terkait kondisi sosial, ekonomi, politik, keamanan, maupun lingkungan di wilayah masing-masing.

Laporan tersebut bisa berupa gejolak harga kebutuhan pokok, dampak bencana banjir, kerusakan lahan pertanian, ketidaktaatan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, hingga potensi penyalahgunaan narkoba dan gangguan ketertiban lainnya.

“Kalau laporan seperti itu, satu hari 1.000 laporan pun bisa ada. Ini yang disebut Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) aktif, bukan sekadar menerima honor,” pungkas Bupati.

Ke depan, kinerja Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) akan dievaluasi. Bila dalam tiga bulan ke depan tidak ada laporan yang disampaikan, maka pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang bersangkutan akan diganti.

Baca juga Artikel ini  Arief Martha Rahadyan: Jangan Korbankan Persatuan Bangsa Demi Kepentingan Politik Sesaat

“Kalau tidak mampu beradaptasi di tengah masyarakat dan tidak mampu mengelola informasi, maka tidak layak menjadi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) harus diterima dan hadir di tengah masyarakat sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Daerah,” kata Bupati.

Integritas, tanggung jawab, dan kepedulian sosial bagi seluruh unsur yang menerima anggaran negara, termasuk Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), merupakan hal penting. Maka dari itu, setiap rupiah yang diterima harus dipertanggungjawabkan dengan kerja nyata.

Bupati berharap pertemuan refleksi dan evaluasi tersebut menjadi momentum perubahan bagi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) agar benar-benar berperan aktif dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan ketenteraman masyarakat, serta mendukung keberhasilan program-program Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten Deli Serdang.

“Kehadiran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) harus menjadi penyejuk di tengah masyarakat, bukan sebaliknya. Jadilah mata dan telinga Pemerintah Daerah yang bekerja untuk kepentingan masyarakat,” harap Bupati.

Baca juga Artikel ini  Polri dan TNI Gerebek di Tiga Lokasi Sarang Narkoba dan Judi di Sibolangit-Deli Serdang, Bongkar dan Bakar Lapak Tempat Narkoba dan Judi

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Deli Serdang, Drs. Zainal Abidin Hutagalung dalam laporannya menjelaskan, pertemuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) se-Kabupaten Deli Serdang dalam menjaring, menampung, mengoordinasikan, serta mengomunikasikan data dan informasi dari masyarakat kepada pemerintah daerah terkait adanya potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG), ketenteraman, ketertiban, dan keamanan, serta potensi bencana alam maupun bencana lainnya.

Sasarannya adalah terwujudnya sinergitas dan kemampuan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dalam mendeteksi serta menghadapi permasalahan yang berpotensi timbul di tengah masyarakat, serta terciptanya suasana yang kondusif dan terkendali dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Deli Serdang.(Zulkarnain)