BeritaDaerah

AKSI DAMAI KARYAWAN PTPN IV REGIONAL VI KEBUN COT GIREK *Masyarakat Pekerja Harapkan Kepastian Hukum dan Stabilitas Kehidupan*

36
×

AKSI DAMAI KARYAWAN PTPN IV REGIONAL VI KEBUN COT GIREK *Masyarakat Pekerja Harapkan Kepastian Hukum dan Stabilitas Kehidupan*

Sebarkan artikel ini

LhokSukon|1kabar.com

Ratusan karyawan PTPN IV Regional VI Kebun Cot Girek bersama keluarga (batih) dan masyarakat sekitar melaksanakan aksi damai di Kantor Bupati Aceh Utara pada Kamis, 7 Mei 2026. Aksi ini menjadi bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang mengharapkan percepatan penyelesaian terhadap permasalahan klaim lahan yang saat ini berkembang di wilayah Kebun Cot Girek.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengawalan aparat keamanan. Massa aksi membawa spanduk dan poster berisi harapan agar pemerintah segera memberikan kepastian hukum demi menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan masyarakat pekerja di sekitar perkebunan.

Dalam keterangannya kepada media, sejumlah perwakilan masyarakat menyampaikan keresahan yang dirasakan. Rusli Cut Ali menegaskan bahwa masyarakat Cot Girek selama ini merasakan manfaat besar dari keberadaan PTPN IV, baik dalam aspek ekonomi keluarga, sosial, maupun keamanan. Namun, ketidakpastian penyelesaian klaim lahan menimbulkan kekhawatiran. “Kami merasa terancam dan bingung harus menyuarakan hal ini ke mana lagi. Persoalan ini sudah pernah dibahas dalam RDP Komisi III DPR RI, tetapi sampai sekarang belum ada kepastian,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini  Polsek Pancur Batu Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika di Jalan Letjen Jamin Ginting, Seorang Pria Diamankan dan Barang Bukti Sabu Diamankan

Hal senada disampaikan Muhammad Yusuf yang berharap penyelesaian dilakukan secara objektif sesuai hukum, tanpa menimbulkan keresahan berkepanjangan. Fandi Afrian Rinaldi menambahkan bahwa masyarakat mulai merasakan dampak psikologis akibat isu yang berlarut-larut. “Kami hanya masyarakat biasa yang bekerja di PTPN. Harapan kami, pemerintah segera hadir memberikan kepastian agar kondisi sosial tetap terjaga,” katanya.

Baca juga Artikel ini  Ironi Hukum di Kota Medan! Wartawan Jadi Korban, Malah Dikriminalisasi-Sidang Praperadilan Persadaan Putra Sembiring Memanas

Syarifuddin menekankan bahwa keresahan masyarakat kecil semakin terasa karena ketidakpastian situasi. “Kami bukan pengusaha, hanya masyarakat yang mencari nafkah di PTPN. Jika kondisi terus tidak menentu, masyarakat kecil yang paling merasakan dampaknya,” ungkapnya. Sementara itu, Marzuki menyoroti pentingnya menjaga stabilitas kerja agar aktivitas masyarakat tidak terganggu. “Kami bekerja setiap hari di kebun untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Yang kami harapkan sederhana: situasi tetap aman dan pekerjaan tidak terganggu,” ujarnya.

Nurianto mengingatkan agar semua pihak menahan diri dan mengutamakan penyelesaian damai sesuai aturan. Munawir Siddiq menambahkan bahwa kepastian hukum sangat penting agar masyarakat tidak terus berada dalam ketidakpastian. “Kami bukan pihak yang mencari konflik, hanya masyarakat yang bekerja untuk kehidupan keluarga. Karena itu kami berharap ada solusi yang baik bagi semua pihak,” katanya.

Baca juga Artikel ini  Bupati Deli Serdang : "Petani Mampu Beradaptasi dengan Perkembangan Teknologi serta Tingkatkan Hasil Produksi"

Melalui aksi damai tersebut, masyarakat dan karyawan meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menjembatani aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Pusat dan instansi terkait guna mendorong percepatan penyelesaian secara adil, transparan, dan sesuai ketentuan hukum. Aksi ditutup dengan doa bersama serta ajakan menjaga keamanan, persatuan, dan kondusivitas wilayah demi keberlangsungan kehidupan masyarakat pekerja di lingkungan PTPN IV Regional VI Kebun Cot Girek.
(Said)