Jakarta|1kabar.com
Dalam rangka memperingati Hari Lahan Basah Sedunia, Arief Martha Rahadyan mengucapkan Selamat dan menyampaikan seruan penting kepada seluruh pemangku kepentingan, untuk memperkuat komitmen kolektif, dan menjadi penggerak nyata bagi perubahan perilaku, penguatan tata kelola lingkungan, dan keberlanjutan antar generasi. Mari kita sama-sama menjaga dan melestarikan lahan basah sebagai penyangga ekosistem, sumber kehidupan, dan warisan berkelanjutan bagi generasi mendatang,”Seru Arief.
Perlindungan lahan basah harus ditempatkan sebagai bagian integral dari kebijakan pembangunan nasional dan daerah. Oleh karena itu,menjaga lahan basah berarti menjaga masa depan.Lahan basah yang meliputi rawa, gambut, mangrove, dan kawasan perairan dangkal memiliki peran krusial untuk keseimbangan ekologis, ketahanan pangan, pengendalian banjir, mitigasi perubahan iklim, serta perlindungan keanekaragaman hayati,” ujar Arief Martha Rahadyan.
Arief meminta Hari Lahan Basah Sedunia ini menjadi momentum reflektif untuk mendorong penguatan regulasi, peningkatan literasi lingkungan, serta integrasi pendekatan pembangunan berkelanjutan yang berbasis ekosistem. Pelestarian lahan basah harus dipahami sebagai investasi jangka panjang bagi ketahanan nasional, khususnya dalam menghadapi krisis iklim, krisis pangan, dan krisis air,” tambahnya.





