BELAWAN | 1kabar.com
Upaya pemberantasan Narkoba yang digalakkan Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP. Oloan Siahaan, mendapat perlawanan mengejutkan. Dalam penggerebekan di Lingkungan III, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Rabu malam (09/04/2025), Personel Satres Narkoba Polres Pelabuhan Belawan justru dihadang warga masyarakat, disekap di dalam rumah, bahkan sepeda motor petugas dibakar.
Perlawanan ini yang diduga kuat sebagai hasil provokasi para bandar Narkoba yang selama ini menjadikan kawasan tersebut sebagai sarang peredaran barang haram. Situasi ini dinilai ironis, mengingat aparat tengah berjuang menyelamatkan generasi muda dari bahaya Narkoba.
Praktisi hukum Medan Utara, Helmax Alex Sebastian Tampubolon, S.H., M.H., mengecam keras aksi brutal yang dilakukan sejumlah warga masyarakat.
>”Ini ironis. Saat Polisi berusaha membersihkan kampung dari Narkoba, malah ada warga masyarakat yang justru melindungi bandar. Bahkan menyekap petugas dan membakar motor Polisi. Ini jelas tidak bisa ditoleransi,” “Jika warga masyarakat menyerang petugas, apalagi terekam jelas dalam video yang kini viral di media sosial, mereka harus diproses hukum. Jangan sampai masyarakat menjadi tameng bagi para bandar,””Melalui kolaborasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Polres Pelabuhan Belawan, dan Muspika, kita akan bongkar jaringan pengedar Narkoba di Medan Utara. Ini bagian dari mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto : mewujudkan Indonesia bebas Narkoba,”< tegas Josua, yang juga mantan Kapolres Pelabuhan Belawan.
Langkah serius sudah diambil, namun jika masyarakat tidak ikut berperan, zona merah Narkoba di Belawan bisa terus berlangsung. Saatnya seluruh elemen masyarakat bergandengan tangan demi menyelamatkan generasi dari kehancuran akibat Narkoba.(***)






