BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPeristiwa

Busuknya Pengabaian Tumpukan Sampah Menyumbat Parit di Jalan Datuk Kabu Pasar 3 Percut Sei Tuan, Warga Tercekik Bau dan Ancaman Penyakit

186
×

Busuknya Pengabaian Tumpukan Sampah Menyumbat Parit di Jalan Datuk Kabu Pasar 3 Percut Sei Tuan, Warga Tercekik Bau dan Ancaman Penyakit

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | 1kabar.com

Pemandangan memilukan tersaji di Jalan Datuk Kabu Pasar 3, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Tumpukan sampah yang membusuk memenuhi parit disepanjang jalan itu, menebar bau menyengat yang mencengkeram hidung dan mengancam kesehatan warga masyarakat sekitar.

Pantauan wartawan dilokasi, pada Kamis (24/07/2025), kondisi ini bukan baru terjadi sehari dua hari, tapi sudah berlangsung lama tanpa penanganan serius dari Pemerintah setempat.

Alih-alih bergerak cepat, Pemerintahan Kecamatan Percut Sei Tuan dan Perangkat Desa setempat seolah menutup mata dan telinga. Ketika warga masyarakat harus hidup berdampingan dengan bau busuk dan potensi wabah penyakit, para Pejabat nyaman duduk dibalik Meja Kantor ber-AC.

Baca juga Artikel ini  Polres Bener Meriah Laksanakan Pengamanan Audiensi GMNI Dengan DPRK Secara Humanis dan Kondusif

“Jangan karena itu jalan milik Provinsi, lantas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Camat Percut Sei Tuan, dan Kepala Desa setempat merasa lepas tanggung jawab. Sampah ini bukan hanya masalah infrastruktur, tapi menyangkut kesehatan dan keselamatan warga masyarakat,” keluh salah seorang warga masyarakat kepada wartawan yang enggan disebutkan namanya, Kamis (24/07/2025).

Baca juga Artikel ini  Nuansa Haru Pelantikan 23 PJ Geuchik se-Kota Langsa, Warga Gampong Harapkan Perubahan Nyata

Warga menilai Pemerintah hanya pandai beretorika soal kebersihan dan kesehatan lingkungan, namun minim aksi nyata. Parit yang penuh sampah plastik, sisa makanan, hingga limbah rumah tangga, dibiarkan menyumbat aliran air, menciptakan genangan, dan menjadi sarang nyamuk.

Masyarakat mendesak agar Camat Percut Sei Tuan dan Kepala Desa setempat turun langsung ke lokasi, bukan hanya mengandalkan laporan Staf atau alasan ‘bukan wewenang.’ Kolaborasi antar lembaga harus dijalankan, bukan dijadikan alasan saling lempar tanggung jawab.

Baca juga Artikel ini  Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang Ikuti Peluncuran Serentak Koperasi Desa Merah Putih Bersama Presiden RI Prabowo Subianto : "Gotong Royong Wujud Kedaulatan Ekonomi Rakyat"

Sampah memang masalah klasik, tetapi pembiaran demi pembiaran hanya akan memperparah keadaan. Bila Pemerintah setempat tidak segera bergerak, tak hanya penyakit yang akan menjangkiti warga masyarakat, tetapi juga hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan lokal.(1kabar.com/Aceng Deli Serdang)