FeatureOpini

Harapan Pada Baong Sang Pj Bupati Bener Meriah

829
×

Harapan Pada Baong Sang Pj Bupati Bener Meriah

Sebarkan artikel ini

Foto : Pelantikan Pj Bupati Bener Meriah Mohd Tanwier oleh Pj Gubernur Aceh beberapa waktu lalu

Redelong | 1kabar.com

Penulis membaca sebuah tulisan pada salah satu media online di dataran tinggi tanah Gayo, dengan judul “ (Surat Terbuka) Rekomendasi Kepada Pj Bener Meriah”.

Dalam tulisan tersebut ada sebuah catatan yang diangkat penulis didalam tulisan ini yaitu pada poin 4 dan 5.
Pada poin 4 dituliskan oleh si penulis Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Inovasi. Serta pada poin 5 pemantauan dan evaluasi berkala.

Dalam hal ini ada sebuah ucapan yang pernah diucapkan oleh mantan Menpan RB Asman Abnur saat Wakil Presiden waktu itu Yusuf kalla bersama Komisioner komisi pelayanan public Australia, Jhon Ilyod, terkait kerjasama pembinaan dan ASN professional.

“ Penerapan Merit system di Indonesia agar lebih cepat dilaksanakan. Apa yang dimaksud dengan Merit Sistem itu adalah penempatan seseorang dengan jabatan itu betul-betul berdasarkan kompetensinya,” kata Asman Abnur kala itu.

Baca juga Artikel ini  Adakah Pemimpin Yang Mau Mendo'a-kan Rakyatnya

Dapat disimpulkan bahwa penempatan ASN tidak boleh lagi berdasarkan ‘Suka, atau tidak suka”. Tetapi tempatkankah ASN pada posisi dirinya yang kompeten sesuai dengan harapan yang ditulis oleh penulis diatas pada poin 4 dan 5.

Dengan kata lain kompetensi ASN merupakan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap prilaku seseorang pegawai negeri sipil (PNS) yang adapat di amati, di ukur dan dikembangkan dalam melaksanakan tugas jabatnnya.

Nah, saya sempendapat pada sebuah poin pada tulisan tersebut juga bahwa persoalan yang dihadapi oleh kabupaten Bener Meriah salah satunya adalah kinerja Pemerintah daerah. Kinerja pemerintah daerah tidak akan berhasil bila tidak didukung oleh seluruh jajarannya. Dan jajarannya akan menghasilkan sebuah capaian dengan maksimal bila pemerintah daerah mengatur jajarannya sesuai dengan kompetennya, jangan sampai ada pejabat yang mengoperasikan komputer saja tidak bisa, membuat program kerja untuk jabatannya saja tidak mampu apalagi hal-hal yang mendetail lainnya.

Baca juga Artikel ini  Menangkan HH-RM di Pilkada 2024 Tim Pemenangan THR Terbentuk

Pemantauan berkala dan melakukan evaluasi terhadap seseorang yang diberikan amanah adalah sebuah langkah yang arif agar tidak ada terjadi bahasa “suka, tidak suka’ menjadi bahasa plesetan hilang di tengah-tengah ASN, dalam merekurt seorang pejabat didalam ruang lingkup sebuah kedinasan.

Indikator dalam penempatan ASN sesuai kompetensinya akan menjawab seluruh indikator yang lainnya. Karena bagaimana sebuah instansi bisa mampu mencapai program kerja yang sudah ditargetkan bila orang-orang yang dalam melaksanakannya setengah hati atau ketidakmampuan dalam pelaksanaannya.

Hari ini, kabupaten Bener Meriah sudah menjadi rahasia umum, bahwa banyak jabatan yang kosong sehingga mengharuskan terjadinya rangkap jabatan bahkan ada yang rangkap tiga jabatan, bahkan dikabupaten penghasil kopi ini juga banyak penempatan posisi jobdis tidak sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikannya, menurut penulis itu sudah sangat tidak efisien.

Baca juga Artikel ini  Adakah Pemimpin Yang Mau Mendo'a-kan Rakyatnya

Pernah suatu waktu penulis melakukan diskusi kecil dengan salah seorang Alumni purna praja. Dimana dalam diskusi tersebut kami lebih terfokus pada tidak ada salahnya melakukan penempatan untuk mengisi kekosongan, agar program pemerintah dapat berjalan dengan baik.

Mungkin ini sedikit masukan dari kami masyarakat Bener Meriah untuk pemimpin kami yang baru, harapan besar agar bapak dapat mengubah Bener Meriah kearah yang lebih professional berdasarkan pengalaman Pj Bupati Bener Meriah Ir Mohd Tanwier.MM saat ini. Waktu singkat tentu bukan sebuah hambatan untuk merekontruksi kembali jajaran aparatur pemerintahan kabupaten Bener Meriah kembali kejalur kompetensinya.

Terimaksih semoga bermanfaat dan sebuah harapan dan impian seorang masyarakat tentunya berdasarkan dari apa yang dirasakan.

Penulis : Wen Uken / masyarakat Bener Meriah