MEDAN | 1kabar.com
Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Haji Medan. Sidak ini dilakukan dihari pertama bekerja Pemerintah setelah libur panjang Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.
Dari pantauan Bobby Nasution, ada beberapa obat yang masih kosong dikarenakan masih dalam proses pengadaan. Dia mengatakan akan melihat mekanisme secara komperhensif pengadaan obat terlebih dahulu.
“Kita tadi melihat mekanismenya saja, obatnya ada yang kosong, ada yang menunggu dua Minggu, ada yang satu Bulan,” kata Bobby Nasution, saat ditanyai wartawan usai Sidak di Rumah Sakit Umum Haji Medan, Jalan Rumah Sakit Haji Nomor : 47, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Walau begitu, menurut Bobby Nasution, perlu ada tindakan untuk memeriksa terkait kendala yang ada di Rumah Sakit Umum Haji Medan. Dia memerintahkan Inspektorat untuk melihat lebih dalam terkait kendala yang ada di Rumah Sakit Umum Haji Medan.
“Haruslah (ada tindakan) makanya tadi saya bilang ke Inspektur (Inspektorat) agar diperiksa. Terkait obat tadi belum dibayar kata Ibu Dirut (Rumah Sakit Umum Haji Medan) karena belum ada dananya,” ucapnya.
Direktur Rumah Sakit Umum Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati mengatakan pihaknya akan terus membenahi diri untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Ke depannya, Rumah Sakit Umum Haji Medan akan memperbaiki sistem pengadaan obat agar obat tetap tersedia.
“Ini masukan bagi kami, jadi bila ada obat yang kosong agar segera dilaporkan sampai kepada Wadir Pelayanan sehingga cepat kita menginstruksikan kepada pejabat pengadaan,” kata Sri Suriani Purnawati.
Ikut serta dalam Sidak ini Inspektur Daerah Sulaiman Harahap dan Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Faisal Hasrimy dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya. Hadir juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dan Jajaran Rumah Sakit Umum Haji Medan.(***)





