BeritaPeristiwa

HRD Dukung Pelatihan Jurnalis se-Aceh untuk Hadapi UKW

163
×

HRD Dukung Pelatihan Jurnalis se-Aceh untuk Hadapi UKW

Sebarkan artikel ini

Langsa | 1Kabar.com 

Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud, MAP (HRD), menyatakan dukungan penuhnya terhadap pelatihan peningkatan kapasitas jurnalis se-Aceh yang digelar di Kota Langsa. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan wartawan menghadapi Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Pelatihan jurnalistik praktis ini berlangsung pada Kamis, 26 Juni 2025, bertempat di Wisma Meuligoe PTPN IV Regional VI Kota Langsa, dan diikuti oleh 110 peserta dari berbagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Jurnalis Seluruh Indonesia (PJS) se-Aceh.

Baca juga Artikel ini  ITDC dan Narmada Teken Kolaborasi: Produk Air Mineral Lokal Siap Temani Aksi Balap Dunia

Ketua Panitia, Chaidir Toweren, SE, menyampaikan terima kasih atas dukungan nyata dari HRD yang diwujudkan dalam bentuk bantuan pelaksanaan pelatihan. Menurutnya, pelatihan ini dirancang untuk memberikan bekal teknis dan etis kepada jurnalis dalam menghadapi UKW dan meningkatkan profesionalitas kerja jurnalistik di lapangan.

Baca juga Artikel ini  Propam Polrestabes Medan Gerak Cepat Tindak Oknum Sat Lantas Diduga Lakukan Pungli : "Kami Tidak Akan Tutup Mata"

Pelatihan tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Langsa yang diwakili oleh Asisten I, Siti Juliah, didampingi oleh Kabag Sekretariat dan Hukum Sarjani, Kasubag Humas Muhammad Febriansyah, Asisten TJSL Nurzaitun, dan unsur panitia.

Perwakilan HRD, Ferizan Hasan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen HRD dalam mendorong pers yang profesional dan berintegritas.

“Peran wartawan sangat penting sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Oleh karena itu, pelatihan ini harus terus didukung agar wartawan bisa menyajikan informasi yang berkualitas dan bertanggung jawab,” ujar Ferizan.

Baca juga Artikel ini  Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1617/Jembrana Ikuti Pelatihan Tata Rias Kecantikan

Pelatihan disusun secara intensif dengan materi mencakup teknik reportase, penulisan berita, kode etik jurnalistik, hingga simulasi UKW, guna memastikan para peserta siap menghadapi uji kompetensi dengan standar yang ditetapkan Dewan Pers.

(Adn)