MEDAN | 1kabar.com
Driver Ojek Online (Ojol) kembali menjadi sasaran pencurian dengan kekerasan (Curas). Korban yang sedang mencari nafkah itu dibegal oleh penumpang dan komplotannya yang sudah menunggu. Aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) yang sangat menghantui Warga Kota Medan itu kembali muncul menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Polri ke-79 Tahun.
Peristiwa yang dialami korban bernama Fonso Firdaus Ginting (53) Warga Kompleks Denai Asri, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang terjadi di kawasan Hermes Jalan Mongonsidi, tepatnya di Jalan Pembangunan Karya, Kecamatan Medan Polonia, Minggu (22/06/2026) dini hari.
“Tadi saya dapat order Jam 02.15 WIB. Nama saya Fonso Firdaus tinggal di Tembung. Ternyata orang yang order tadi memang sudah gak cukup rating. Jadi yang order tadi tujuannya ke Masjid Ar-Ridho kawasan Polonia-Starban tujuan ke Katamso, ongkos Rp 12.000,” kata korban
Tadinya saya gak enak, karena cuma sebelumnya pernah jemput penumpang GoRide ke situ jadi agak membesarkan hati saya lah mudah-mudahan gak terjadi. “Ternyata sebelum sampai titik yang order ini si Andre ini ternyata anak-anak,” sambungnya.
Korban menjelaskan setelah penumpangnya menaiki sepeda motor korban, pelaku meminta korban untuk menunggu sebentar masuk kedalam gang dengan alasan singgah ke kedai membeli rokok (kata pelaku) lewat gang ini pak, nanti saya tunjukkan jalannya.
Oke saya bilang, saya gak tahu jalannya.
“Tapi begitu lewat gang itu karena sepi, muncul lah dua orang bawa pisau. Saya masih di kereta mau ditusuk. Karena posisi saya hampir kena pisaunya, jatuh lah saya. Penumpang saya si Andre yang dibelakang tadi menahan kereta saya supaya gak jatuh,” ungkapnya.
Lantaran kejadian begitu cepat, korban tidak memperhatikan handphonenya. Dengan sekejap moto Vario dan hp korban dibawa kabur para pelaku. Terkait kejadian ini, Kapolsek Medan Baru, Kompol. Hendrik Fernandes Aritonang saat dikonfirmasi berjanji akan mengungkap kasus tersebut.
“Tindak lanjutnya akan kami lidik dan ungkap. Semoga pelaku segera tertangkap. Mohon doanya,” kata Hendrik kepada wartawan, Minggu (22/06/2025) sore.(1kabar.com)






