BeritaDaerahPemerintah

Kadistanpang Pidie: Hasballah, S.P., M.M Komitmen Mendukung Program Swasembada Pangan,Pidie Sentra Produksi Padi

5845
×

Kadistanpang Pidie: Hasballah, S.P., M.M Komitmen Mendukung Program Swasembada Pangan,Pidie Sentra Produksi Padi

Sebarkan artikel ini

Pidie|1kabar.com

Kadistanpang Pidie: Hasballah, S.P., M.M Komitmen Mendukung Program Swasembada Pangan,Pidie Sentra Produksi Padi

Dalam rangka menghadapi Musim Tanam (MT) Gadu tahun 2025, diharapkan para petani di Pidie melakukan percepatan pengolahan lahan, sehingga program ketahanan pangan terwujud.

Acara konsilidasi selama 2 Minggu yang berlangsung di gedung pertemuan petani Kecamatan Sakti, yang dipimpin langsung oleh Kadis Pertanian dan Pangan (Kadistanpang) Pidie, Hasballah, S.P., M.M,juga turut hadir para Kabid, KJF, Koordinator, Penyuluh Pertanian 23 kecamatan, dan Kepala serta Petugas Pos Keswan,membahas persiapan menghadapi musim gadu 2025.

Baca juga Artikel ini  Lapor Jenderal Judi Merajalela Diwilayah Hukum Polsek Deli Tua, Kapolsek Deli Tua Diduga Tutup Mata : Publik Teriak

“Kita terus mengkawal laporan luas tanam dan mendorong para petani untuk percepatan pengolahan lahan, sebagai upaya kita mewujudkan swasembada pangan”, ungkap Kadistanpang.

Baca juga Artikel ini  Operasi Ketupat Toba 2025, Polresta Deli Serdang bersama OTC Bandara Kualanamu Internasional Airport Deli Serdang Gelar Test Urine kepada Pilot, Co-Pilot, Pramugari Maskapai Penerbangan dan Masinis Kereta Api Indonesia

Kita komitmen mendukung program swasembada pangan dan Asta cita program pemerintah sesuai dengan RPJM daerah, apalagi Pidie memiliki luas lahan nomor dua di Aceh, dan merupakan salah sentra produksi padi,”katanya.

Untuk saat ini, sebut Hasballah, lahan produktif kita mencapai 24.780 hektar, dan sasaran indikatif kita pada musim tanam gadu 2025 dengan target 18.500 Hektar.

Baca juga Artikel ini  Polresta Deli Serdang Optimalkan Pos Pam, Pos Yan dan Pos Terpadu Arus Balik Lebaran 2025

Kendala MT Gadu 2025 diprediksi nanti pada bulan Juni, akan terjadi kekurangan air. Untuk itu kita sudah siapkan mesin pompa guna mengatasi dampak tersebut, sehingga produksi padi kita tidak terganggu”, jelas Kadistanpang Pidie, Hasballah.