BeritaBerita TerkiniPemerintah

Kapolres Langsa Terima Penghargaan atas Keberhasilan Ungkap 25 Kg Kokain Jaringan Internasional

306
×

Kapolres Langsa Terima Penghargaan atas Keberhasilan Ungkap 25 Kg Kokain Jaringan Internasional

Sebarkan artikel ini

Apresiasi untuk Polres Langsa! Berhasil ungkap 25 kg kokain jaringan internasional, Kapolres AKBP Mughi Prasetyo Habrianto terima penghargaan dari Wali Kota Langsa pada HUT ke-80 RI.”

1.KABAR.COM
Kota Langsa — Kapolres Langsa, AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, S.I.K., menerima penghargaan dari Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, SE, dalam resepsi kenegaraan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendopo Kota Langsa, Minggu (17/8/2025).

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Polres Langsa dalam mengungkap kasus besar penyalahgunaan narkotika jenis kokain seberat 25 kilogram yang diduga berasal dari jaringan internasional. Keberhasilan ini dinilai sebagai salah satu pengungkapan kasus narkoba terbesar sepanjang tahun 2025 di wilayah Aceh.

Wali Kota Langsa dalam sambutannya menyebut capaian tersebut sebagai bukti nyata komitmen aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi pemerintah daerah kepada Polres Langsa yang telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam pemberantasan narkotika,” ujar Jeffry.

Baca juga Artikel ini  Rutan Kelas I Medan Kanwil Ditjenpas Sumut Gelar Upacara dalam Rangka Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Ia menambahkan, peredaran narkotika bukan hanya ancaman terhadap generasi muda, tetapi juga dapat melemahkan sendi-sendi pembangunan bangsa. Karena itu, pemerintah daerah mendukung penuh langkah kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.

Sementara itu, Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, S.I.K., saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (19/8), menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama seluruh jajaran kepolisian serta dukungan masyarakat yang proaktif memberikan informasi.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pemberantasan narkotika sekaligus menjaga generasi muda dari ancaman bahaya narkoba. Kasus ini juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa ancaman narkotika semakin kompleks dan membutuhkan kolaborasi lintas sektor,” tegas Mughi.

Kasus kokain seberat 25 kilogram itu berhasil diungkap setelah tim Satresnarkoba Polres Langsa melakukan penyelidikan intensif selama beberapa minggu. Aparat berhasil mengamankan sejumlah tersangka yang diduga merupakan bagian dari jaringan peredaran internasional. Saat ini, para tersangka dan barang bukti telah diserahkan ke pihak kejaksaan untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca juga Artikel ini  Siap Amankan FBI NAA, Polda Bali Gelar Apel Kesiapan Personel

Pengungkapan tersebut menjadi perhatian publik karena kokain termasuk jenis narkotika dengan nilai jual tinggi dan jarang ditemukan di Aceh. Hal ini menandakan bahwa jaringan peredaran narkoba internasional terus berupaya mencari celah untuk memasuki wilayah Indonesia, termasuk melalui jalur perbatasan dan daerah pesisir.

Barang bukti kokain itu kemudian dimusnahkan dalam sebuah kegiatan resmi yang turut disaksikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, serta instansi terkait lainnya. Pemusnahan dilakukan sesuai prosedur hukum agar barang bukti tidak lagi memiliki nilai guna dan tidak disalahgunakan.

Kehadiran BNN dalam prosesi pemusnahan menjadi bentuk sinergi antara lembaga penegak hukum di tingkat pusat dan daerah. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempersempit ruang gerak jaringan narkotika internasional yang berusaha menyusup ke wilayah Aceh dan Indonesia pada umumnya.

Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung khidmat di Pendopo Kota Langsa dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, akademisi, dan tamu undangan lainnya. Suasana semakin semarak karena penghargaan itu diberikan dalam momentum peringatan HUT ke-80 RI yang sarat makna kebangsaan.

Baca juga Artikel ini  Tawa, Sorak, dan Rasa Kebersamaan : Meriahkan HUT RI ke-80 di Makodam I/BB

Sejumlah tokoh masyarakat juga menyampaikan apresiasi atas capaian Polres Langsa. Mereka menilai penghargaan tersebut layak diberikan, sebab pengungkapan kasus narkotika dalam jumlah besar tidak hanya menyelamatkan ribuan jiwa dari ancaman narkoba, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Selain itu, langkah cepat Polres Langsa dianggap mampu memberikan efek jera kepada para pelaku peredaran narkotika. Dengan adanya sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan Kota Langsa dan sekitarnya dapat terbebas dari ancaman narkoba.

Pemerintah Kota Langsa menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemberantasan narkotika, termasuk melalui program edukasi, sosialisasi bahaya narkoba, serta penguatan peran keluarga dan lingkungan masyarakat. Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang sehat, produktif, dan terbebas dari jerat Narkotika.( : )

( Wan Atjeh)