Berita Terkini

Kepala Dakar Makkah Terima Jama’ah Haji Tanah Air Kloter 27 (JKGO-27)

394
×

Kepala Dakar Makkah Terima Jama’ah Haji Tanah Air Kloter 27 (JKGO-27)

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta –  I Kabar.com

Ditandai dengan kedatangannya Jemaah haji kloter 27 embarkasi Jakrta-Pondok Gede (JKG0-27) Jemaah haji gelombang II tiba di kota Makkah Al-Mukaramah, jumat (24/05/24).

 

Jamaah haji (JKG0-27) yang tiba pada pukul 05.30 WAS diterima oleh Kepala Dakar Makkah : “Alhamdulillah Daerah Kerja (Daker) Makkah per hari ini sudah menerima 76 kloter dari Madinah, dan mulai menerima kedatangan jemaah gelombang ke-2 dari Jeddah,” jelas Kepala Daker Makkah Khalilurrahman di Makkah, pada hari jumat. 25/24.

 

Lebih lanjut Khalilurrahman menambahkan dimana akan menerima sebanyak 14 kloter lagi hari ini : “Untuk gelombang ke-2, hari ini akan diterima sebanyak 14 kloter yang akan membawa 5.830 jemaah. Tadi kita sudah menerima dua kloter, JKG-27 dan PDG-10,” imbuhnya.

 

Seperti dilansir dari link resmi Kemenag dimana Layanan akomodasi disiapkan di lima wilayah yaitu, Syisyah, Raudhah, Jarwal, Misfalah, dan Rei Bakhsy. Ada 170 hotel yang telah disiapkan. Sejumlah layanan ramah lansia sudah disiagakan untuk menyambut para jemaah.

 

“Khususnya, bagi jemaah lansia, kita sudah menempatkan kamar-kamar yang dekat dengan lift agar mempermudah mobilitas mereka. Selain itu, kita juga menyiapkan menu khusus bagi lansia,” tutur Khalilurrahman.

 

Tidak hanya sampai disitu Khalilurrahman menambahkan dimana pada setiap pemondokan juga telah disiapkan kursi roda bagi lansia.

 

“Untuk pelaksanaan umrah wajib juga akan ada pendampingan bagi lansia. Untuk kloter yang baru datang kali ini, rencananya akan melaksanakan umrah wajib pada pukul 16.00 WAS,” tutur Khalil.

 

Terkait pelaksanaan umrah wajib Khalil mengatakan menjadi rangkaian ibadah yang akan dilakukan jemaah haji setibanya di Kota Makkah. “Kami mengimbau jemaah untuk memperhatikan beberapa hal dalam pelaksanaam umrah wajib. Pertama, setibanya di Makkah, jangan buru-buru berangkat umrah. Istirahat dulu. Terutama bagi jemaah gelombang ke-2 yang berangkat dan sudah memakai pakaian ihram dari tanah air,” pesan Khalil.

 

Kedua, pilih waktu umrah saat matahari tidak terik, seperti sore atau malam hari. “Ketiga, selalu pergi bersama-sama atau rombongan. Dan pastikan rombongan yang berangkat dan pulang sama jumlahnya,” tegas Khalil.

 

“Bagi jemaah lansia, pastikan juga untuk selalu ada pendamping. Khusus bagi jemaah lansia tanpa pendamping, Ketua Kloter harap berkoordinasi dengan petugas sektor agar bisa kita fasilitasi,” imbuhnya.

 

Terakhir, Khalil meminta jemaah agar tidak memaksakan diri saat melaksanakan umrah. Terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung dan penyakit yang mempengaruhi ketahanan fisik lainnya.

 

“Kalau sedag thawaf atau sai mengalami gejala-gejala yang tidak nyaman fisiknya, berhenti dulu sejenak. Jangan dipaksakan,” tutup Khalil.

(talia)

Ketuk Play Untuk Melihat Tayangan DMTV Malang