1.Kabar Com
Aceh//Langsa — Di tengah hiruk pikuk kehidupan kota, kebersihan lingkungan menjadi cermin keseriusan pemerintah dalam merawat wajah daerah. Wali Kota Langsa, Jeffri Sentana S. Putra, SE kembali membuktikan komitmennya saat ia turun tangan langsung menyikapi persoalan sampah yang berserakan di kawasan Jalan syah kuala, tepatnya sekitar Aspol Gampong Jawa Muka II, Kota Langsa.
Aksi cepat sang Wali Kota berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan kondisi lingkungan yang kumuh dan bau tak sedap. Sampah rumah tangga, limbah pasar, dan tumpukan plastik berserakan tanpa terkendali, mencemari pandangan dan membahayakan kesehatan warga sekitar.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Jeffri langsung memerintahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Langsa, Ade Putra Wijaya, bersama Kabid Kebersihan Jamil Gade,untuk bergerak cepat. Tak hanya teguran, tindakan itu menjadi peringatan keras agar instansi terkait tidak lalai dalam menjaga kebersihan kota.
Petugas kebersihan segera diterjunkan. Truk-truk sampah dikerahkan, penyisiran dilakukan menyeluruh. Dalam waktu singkat, kondisi yang tadinya kumuh mulai berubah bersih dan tertata. Jalanan yang sebelumnya dipenuhi tumpukan sampah kini tampak kembali layak dilintasi.
Pemerintah Gampong Jawa tak tinggal diam.
Pj Geuchik Ibrahim Jakfar, SE menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung ke lapangan, berkoordinasi dengan perangkat desa dan kepala dusun. Kepala Dusun Jawa Muka II, Erian Daniyala, S.AP juga turut serta mendampingi PJ geucik Ibrahim Jakfar, membersihkan area yang terdampak.

Tokoh masyarakat setempat, Syahrul Safar, menyampaikan apresiasi mendalam tidak hanya kepada Wali Kota, tetapi juga kepada
Pj Geuchik. Menurutnya, kehadiran langsung Geuchik Ibrahim ke titik persoalan merupakan contoh kepemimpinan yang patut diteladani.
“Pak Geuchik tidak hanya memerintah, tapi benar-benar hadir di tengah masyarakat. Kami sangat menghargai itu. Jarang ada pimpinan di tingkat gampong yang mau turun langsung ke lokasi seperti beliau,” ungkap Syahrul.
Menurut Syahrul, apa yang dilakukan oleh Geuchik Ibrahim bersama perangkat desa yang ikut serta ,Kaur perencanaan,Syafruddin,kadus jawa tengah Robby Rubianto ketua KPMD ( kader pemberdayaan desa) Ketua Pemuda Jawa Muka II wan Atjeh juga merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap lingkungan dan warga. “Inilah yang kami butuhkan. Pemimpin yang tidak menunggu, tapi bergerak bersama masyarakat,” tambahnya.
Langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa keluhan masyarakat tak boleh dianggap angin lalu. Warga kini merasakan bahwa pemerintah benar-benar mendengar dan bertindak nyata terhadap persoalan sehari-hari mereka.
Sikap tegas Wali Kota Langsa juga diartikan sebagai ajakan agar semua pihak bersinergi. Bukan hanya dinas teknis, tapi juga pemerintah gampong, dusun, bahkan tokoh masyarakat harus bahu-membahu menjaga kebersihan dan kenyamanan kota.
Masyarakat berharap agar kepedulian semacam ini terus ditumbuhkan. Kota Langsa yang bersih dan tertata bukan sekadar harapan, tapi tujuan yang bisa diraih jika pemimpin dan rakyat saling bergerak dalam satu langkah.
Dengan gaya kepemimpinan Wali Kota Jeffri Sentana S. Putra, SE yang responsif, serta dukungan aktif dari tokoh masyarakat dan pemerintah gampong seperti Ibrahim Jakfar, Kota Langsa kini perlahan bergerak menuju perubahan nyata: bersih, sehat, dan manusiawi.( : )
( Wan Atjeh)





