BELAWAN | 1kabar.com
Kesyah Bandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan melaksanakan kegiatan Pengawalan dan Keamanan untuk keberangkatan Kapal Kelud dari Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan dengan tujuan Batam bersama Mitra Kerja Instansi terkait PT. Pelindo Cabang Belawan, PT. Pelni, Dinas Perhubungan, Karantina Kesehatan, TNI AL dan Polres Pelabuhan Belawan, pada Sabtu, 4 Januari 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan Kesyah Bandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan guna untuk antisipasi menjaga keamanan dan kelancaran bagi para penumpang yang habis liburan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yang berangkat balek dengan menggunakan Jasa Kapal Kelud dari Pelabuhan Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan.
Menurut keterangan Pelaksana Tugas (Plt) Kesyah Bandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan, Marganda Lamhot Asi Sihite, SE, M., MTr, yang didampingi Kepala Bidang Lalu Lintas, Hot Marojahan Hutapea, SH., MH, dan Kepelabuhanan, Yovi Yunus Mutianto, S.Sos, M., MTr. Kepala Bagian Tata Usaha, dan Siswati Afriliani Sinaga, S,E, Kepala Seksi Lalu Lintas.
“Saat dimintai keterangannya kepada wartawan Pelaksana Tugas (Plt) Kesyah Bandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan mengatakan arus balek Natal dan Tahun Baru 2024/2025 dipastikan berjalan lancar dan terkendali. Kapal Kelud yang masuk bersandar di Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan dengan membawa 2.303 Penumpang setelah prosesi Embarkasi Kapal Kelud kembali bertolak berangkat ke Batam dengan mengangkut 3.741 Penumpang jadi Kapasitas Kapal sudah penuh untuk keberangkatan hari ini yang menuju dari Belawan ke Batam,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kesyah Bandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan, Minggu (05/01/2025).
“Disamping itu Marganda Lamhot Asi Sihite selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesyah Bandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan menghimbau dan menyampaikan kepada masyarakat luas kalau mau bepergian menggunakan Angkutan Kapal Laut jangan sesekali membeli atau memesan tiket dari pihak Online karena sudah banyak terjadi penipuan yang dialami masyarakat seperti yang terjadi pada hari ini 12 orang gagal berangkat berhubung setelah diperiksa oleh pihak Pelni ternyata tiketnya palsu,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kesyah Bandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan.(***)





