BeritaBerita TerkiniDaerahPemerintah

Ketua Komisi III Ramlan Ifran “Dimana Hati Nurani Kita Selaku Pemerintah”

316
×

Ketua Komisi III Ramlan Ifran “Dimana Hati Nurani Kita Selaku Pemerintah”

Sebarkan artikel ini

Bitung – 1Kabar.com,

 

Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam Solidaritas (ASN) Peduli pada Kamis (13/24) didepan Kantor Walikota Bitung tepatnya di ruas jalan Samratulangi no. 45 Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Kota Bitung Turun Kejalan lakukan aksi demo.

 

Pemicu demo tersebut merupakan buntut kekecewaan Lantaran Hak mereka selaku ASN di Kota Bitung belum dibayar, Mereka meminta hak kejelasan terkait tunjangan hari raya atau gaji 14 tahun 2024 Yang merupakan hak bagi para ASN non muslim, TPT April-mei 2024. Gaji 13 tahun 2024, 50 % sertifikasi guru tahun 2023, intensif tutor kesetaraan tahap 2 periode juli-desember 2023 ungkap para pendemo. Seperti dilansir dari Padu net.

Setelah menyampaikan aspirasi mereka didepan kantor walikota Bitung, para solidaritas kemudian dengan berjalan kaki menuju kantor DPRD Kota Bitung untuk bertemu para wakil rakyat, yang langsung disambut oleh wakil ketua DPRD Kota Bitung Keegan Kojoh, natsar badoa, ketua komisi II Erwin wurangian, ketua komisi III ramlan Ifran serta anggota pansus alexsander wenas.

 

Pimpinan dan anggota DPRD saat itu langsung memberikan tanggapan terkait hal tersebut segera menjadwalkan rapat dengar pendapat umum bersama Kaban Bag yang merupakan tugas dari DPRD untuk meminta keterangan dari pemerintah. “secepatnya kita jadwalkan RDPU dengan Kaban Bag, ini bagian dari tugas DPRD untuk meminta keterangan dari pemerintah” ujar keegen didepan para ASN.

 

Sementara komis III DPRD Kota Bitung Ramlan Ifran menyesalkan perilaku Kaban Bag Franky Sondakh, pasalnya hal tersebut sudah pernah di sampaikan pada tanggal 6 mei 2024 lalu tetapi tidak ada jawaban dari franky sondakh.

“Sebetulnya permasalahan ini sudah pernah kami sampaikan jauh hari sebelumnya pada saat rapat bersama Sekot Bitung, bahwa ini akan terjadi, ternyata benar terjadi hari ini.” Pungkas Ifran.

 

Lebih lanjut Ifran mengatakan kalau persoalan ini agak ribet karena terkait masalah keuangan yang sangat sulit dengan keadaan sekarang ini, tetapi selaku Dewan Kami harus mencarikan solusi bersama dengan pemerintah Kota bitung.

“Ada hal yang sempat kami tanyakan disaat rapat pada bagian keuangan mereka bukan tidak paham untuk menjawab pertanyaan kami, akan tetapi sengajah tidak mau menjawab apa yang kami selaku dewan tanyakan. Kita bukan mencari kesalahan orang lain akan tetapi tujuan kita mencari solusi bagaimana yang terbaik, itupun kalau ada respon, kalau tidak direspon lantas kami mau berbuat apa.” Ketus ramlan kecewa.

 

Tidak hanya sampai disitu saja Ketua Komisi III tersebut menuturkan terkait pengalam disaat rapat Ketika ada seorang guru yang menyampaikan keluhannya Ketika anaknya mengatakan Ibu tidak usah lagi kesekolah, karena tidak memiliki uang.

 

“keluhan seperti ini apakah pemerintah Kota Bitung mendengarnya? seharusnya selaku pemerintah harus mendengar keluhan-keluhan seperti ini, karena kasihan mereka para guru yang tidak bisa lagi kesekolah. Bayangkan saja kalau hal seperti ini keluar dari mulut seorang anak yang baru duduk dibangku sekolah, dimana hati nurani kita selaku Pemerintah Kota Bitung.” ketus Politisi dari Partai Nasdem.

 

Ifran menambahkan “mereka menuntut agar hak mereka dibayar seharusnya pemerntah melihat karena hasil mereka sedikit, mereka harus bekerja, apalagi yang berada di pulau seberang (Lembe) mereka harus mengeluarkan biaya ekstra, mereka harus menggunakan transportasi motor (Ojek), kemudian harus naik perahu setelah itu naik ojek lagi, lantas bagaimana kalau mereka tidak memiliki angaran, mau hutang dimana” Tandasnya.

Dirinya memberikan aprsiasi kepada para pendemo yang tidak meyalahi aturan pada saat melakukan demonstarsi sekalipun hak mereka belum dibayar.

“Kalau saya pribadi sangat mengapresiasi terhadap teman-teman ASN yang melaksanakan demo hari ini, karena mereka melakukan aspirasi mereka secara benar, tidak menyalahi aturan, sebelum mereka ke Anggota Dewan mereka mendatangi pemerintah Kota Bitung, yang memang sumbernya ada pada pemerintah Kota Bitung, mereka juga tidak berpanjang lebar dalam menyamapikan tuntutannya langsung menuntut hak mereka yang seharusnya dibayarkan oleh pemerintah Kota Bitung, itu yang membuat saya apresiasi” kata Ifran.

Ditempat yang sama Alexander wenas juga mendorang pimpinan DPRD untuk segera menjadwalkan RDPU dengan pemerntah “saya kira jangan lama-lama pimpinan segera dan secepatnya jadwalkan RDPU” tegas Alexander, senada dengan ketua Komisi III.

 

(Talia)