Berita

LSM GTI Dapat Penjelasan Resmi: TNI Tidak Terlibat dalam Sengketa Substansi Corner52

150
×

LSM GTI Dapat Penjelasan Resmi: TNI Tidak Terlibat dalam Sengketa Substansi Corner52

Sebarkan artikel ini

 

Manado |1Kabar.Com

Lembaga Swadaya Masyarakat Garda Timur Indonesia (LSM GTI) resmi menyambangi Kapendam Kodam XIII/Merdeka untuk meminta penjelasan langsung terkait polemik kehadiran personel TNI dalam proses eksekusi lahan Corner52. Langkah ini diambil karena beredar berbagai spekulasi dan narasi liar yang mencoba menggiring opini publik seolah-olah TNI bertindak tanpa dasar hukum.

 

Dalam pertemuan tersebut, LSM GTI menekankan bahwa GTI akan menolak keras setiap upaya yang mencoba menyeret institusi TNI ke dalam konflik kepentingan, terutama yang bermuatan provokasi dan informasi sesat.

Baca juga Artikel ini  3 Hari Terkatung-Katung di Laut, Kapal Nelayan Pantai Labu Karam Dihantam Badai, 4 Orang Hilang dan 1 Orang Diselamatkan Kapal Tanker Philipina

 

Pihak Kapendam secara tegas menjelaskan bahwa:

 

1. Kehadiran TNI dilakukan secara resmi dan sesuai prosedur.

2. Apabila ada permintaan bantuan dari kepolisian secara resmi, sesuai prosedur yg berlaku maka TNI akan membantu

3. TNI tidak terlibat dalam substansi perkara lahan dan tidak berpihak pada siapa pun.

Baca juga Artikel ini  "Peduli Warga, Haji Sahriman S.p. dan Srikandi Gunung Mariah Gelar Aksi Sosial di Lima Desa"

4. Sebagai satuan komando kewilayahan, Kodam, korem, Kodim sampai satuan paling bawah harus memantau situasi di wilayah masing², apalagi diwilayah tersebut ada potensi konflik tentunya tanpa diminta TNI dalam hal ini aparat kewilayahan pastinya harus memantau situasi yang berkembang.

 

Fikri menilai klarifikasi ini sangat penting karena selama ini ada pihak-pihak tertentu yang mencoba “menggoreng” isu untuk menciptakan kegaduhan publik.

Baca juga Artikel ini  M. Rizki Simamora dan Nabila Anaswa Terpilih Jadi Duta Wisata Deli Serdang 2025

 

LSM GTI juga memberikan peringatan keras kepada oknum-oknum yang mencoba memancing kekacauan dengan menyebarkan hoaks tentang pelibatan TNI

 

Fikri juga mendesak Polda Sulut untuk menangkap aktor dan Pemicu kericuhan sehingga terjadi pemukulan dan intervensi kepada ketua PN kami akan mengawal kasus ini, di negara Indonesia tidak ada oknum atau kelompok yang kebal Hukum.tutupnya.

(. Maicel HR )