BeritaDaerahPemerintah

Memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-80 di Kabupaten Bireuen Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat

106
×

Memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-80 di Kabupaten Bireuen Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat

Sebarkan artikel ini

1Kabar.com l Bireuen

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 di Kabupaten Bireuen berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Upacara yang dilaksanakan pada Minggu, 17 Agustus 2025, bertempat di Lapangan Cot Gapu Kabupaten Bireuen, dimulai sekitar pukul 08.05 WIB.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Bireuen H.Muklhis,S.T. yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Kehadiran Peserta dan Tamu Undangan

Upacara HUT ke-80 RI tahun ini diikuti dengan antusias oleh berbagai lapisan masyarakat dan instansi di Kabupaten Bireuen. Barisan peserta upacara terdiri dari marching band, barisan pakaian adat yang mencerminkan keberagaman budaya Nusantara, TNI, Polri, Satpol PP, organisasi masyarakat Pemuda Pancasila, ASN dari Pemerintah Kabupaten Bireuen, Pramuka, hingga para pelajar yang tampil penuh disiplin.

Upacara juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bireuen H.Razuard.MT, Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani S.I.K.,M.Med.,Kom., serta hadir Dandim 0111/Bireuen, serta Kajari Bireuen, Munawal Hadi, jajaran Forkopimda Kabupaten Bireuen. Kehadiran unsur pimpinan daerah tersebut semakin menambah khidmat suasana upacara sekaligus menjadi wujud kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan.

Baca juga Artikel ini  Opini : Dokumen Cacat, Pemenang Sah? Integritas Tender yang Dipertaruhkan”

Rangkaian Kegiatan Upacara

Rangkaian kegiatan dimulai dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan upacara yang kemudian dilanjutkan laporan perwira upacara. Selanjutnya, Inspektur Upacara yakni Bupati Bireuen, H.Mukhlis,S.T. memasuki lapangan upacara dan mendapat penghormatan umum dari seluruh peserta.

Momentum hening terasa saat Inspektur Upacara memimpin prosesi Mengheningkan Cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Setelah itu, rangkaian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipanjatkan dengan khidmat untuk keselamatan bangsa Indonesia.

Prosesi yang paling ditunggu adalah pengibaran Sang Merah Putih. Pasukan pengibar bendera bertugas dengan penuh semangat, disertai persiapan pasang sangkur dari pasukan TNI. Saat bendera merah putih mulai dikibarkan, seluruh peserta memberikan penghormatan dengan khidmat, sementara lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang memenuhi lapangan upacara. Suasana penuh haru dan kebanggaan tampak dari wajah para peserta yang berdiri tegak memberikan penghormatan.

Baca juga Artikel ini  Aqila Mirzani Amir, Atlit Pencak Silat Peraih 2 Medali Emas Meriahkan HUT RI ke-80 di Kabupaten Bireuen

Usai pengibaran bendera, rangkaian dilanjutkan dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan umum, dan kemudian Inspektur Upacara berkenan meninggalkan mimbar. Selanjutnya, Perwira Upacara menutup prosesi dengan laporan akhir tanda berakhirnya pelaksanaan upacara di tingkat Kabupaten.

Sekitar pukul 08.25 WIB, kegiatan Upacara Hari Kemerdekaan di Kabupaten Bireuen selesai dilaksanakan. Namun, rangkaian tidak berhenti di situ. Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Forkopimda, pejabat, dan peserta undangan kemudian mengikuti secara virtual Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang dipusatkan di Lapangan Cot Gapu Kabupaten Bireuen.

Baca juga Artikel ini  Polda Sumut Gelar Upacara Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Bukit Barisan

Melalui layar virtual, seluruh peserta di Kabupaten Bireuen dapat menyaksikan secara langsung prosesi nasional yang menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI. Hal ini menandai keterhubungan semangat perjuangan dari pusat hingga ke daerah.

Penutup Upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 di Kabupaten Bireuen tahun 2025 berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Selain menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan, kegiatan ini juga menguatkan semangat persatuan dan kebangsaan seluruh elemen masyarakat.

Dengan mengusung tema kebersamaan dan keberagaman, upacara ini menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup dan terus diwariskan dari generasi ke generasi di Kabupaten Bireuen. (Nurdin Ismehram)