Berita Terkini

Miris Jembatan Putus Dua Tahun Tak Diperhatikan dan Menjadi TPS

277
×

Miris Jembatan Putus Dua Tahun Tak Diperhatikan dan Menjadi TPS

Sebarkan artikel ini

Redelong | 1kabar.com — Sudah dua tahun lamanya jembatan penghubung di Desa Datu Beru menuju Desa Mekar Ayu Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah
ambruk tak tersisa, namun sayang, pasca rusaknya jembatan penghubung tersebut hingga saat ini belum ada tanda-tanda adanya perbaikan jembatan guna untuk akses masyarakat disana. Rabu 24 Agustus 2022.

Eronisnya, selain terkesan dibiarkan ,lokasi jembatan tersebut juga telah menjadi lokasi TPS atau Tempat Pembuangan Sampah oleh orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga membuat kondisi di seputar jembatan terlihat kumuh dan sangat memperhatikan.

Baca juga Artikel ini  Pj Bupati Ir. Wiriya Alrahman, MM : Kabupaten Deli Serdang Tegaskan Komitmen Untuk Penaggulangan Stunting

Perlu diketahui lokasi jembatan tersebut biasanya menjadi salah satu akses masyarakat dari kecamatan gajah putih maupun Pintu Rime Gayo dan juga masyarakat di seputaran Kampung Mekar Ayu guna untuk menuju ke Wilayah Blang Paku atau sebaliknya, dan jembatan tersebut juga menjadi salah satu jalan alternatif untuk mengambil material yang berada di Air asin.

Kenedi, salah satu Tokoh Masyarakat Kampung Mekar Ayu saat ditemui jurnalis media ini mengaku telah dua tahun jembatan tersebut rusak total, dan untuk melalui lokasi tersebut pengendara sepeda motor mengunakan jalan alternatif dengan cara melintasi genangan air tepat di atas jembatan tersebut.

Baca juga Artikel ini  Dalam Rangka Menyambut Pilkada Serentak Tahun 2024, Polres Serdang Bedagai Gelar Pojok Pemilu di Serdang Bedagai Kupi Kecamatan Seirampah

Selain itu Kenedi juga mengatakan, lokasi jembatan berada di berbatas empat Desa diantaranya Desa Mekar Ayu, Desa Lampahan Barat, Desa Datu Beru dan Desa Tunyang. Jelasnya.

Saat ditanya terkait lokasi jembatan yang telah menjadi lokasi pembuangan sampah, dirinya mengaku kemungkinan pelakunya adalah warga diseputaran yang melintas di lokasi tersebut,” ya mungkin masyarakat di sekitar ini, namun saya kurang tau persis,” ucap Kenedi.

Baca juga Artikel ini  Personel Reskrim Polsek Medan Baru Ungkap Kasus Pencurian Handphone

Selain itu Kenedi juga berharap kepada Pemerintah dan juga Anggota DPRK Bener Meriah dapil Dua guna untuk menangani hal tersebut,” Kita berharap perhatian serius dari Pemerintah Daerah melalui wakil wakil kami yang ada dari dapil 2 ini, jangan sampai kami beranggapan bahwa para wakil ini sudah enggan berfikir untuk kesejahteraan masyarakat lagi” cetus Kenedi kepada media ini.(Kiki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *