Berita

Orang Hilang ditemukan meninggal Dunia di Dalam Jurang, Aparat Terkait dan Babinsa Lakukan Evakuasi

120
×

Orang Hilang ditemukan meninggal Dunia di Dalam Jurang, Aparat Terkait dan Babinsa Lakukan Evakuasi

Sebarkan artikel ini

Gianyar | 1Kabar.Com

Babinsa Desa Siangan Koramil 1616-01/Gianyar Serka Komang Kartawan bersama Bhabinkamtibmas Siangan Aiptu Wayan Sutara serta BPBD Kabupaten Gianyar melakukan evakuasi jenazah seorang warga yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak tanggal 10 Juni 2025. Jenazah ditemukan di sebuah jurang wilayah Banjar Triwangsa, Desa Siangan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar pada Jumat (13/6/2025).

Korban diketahui bernama Dewa Putu Lasia (75 tahun), warga Banjar Triwangsa, Desa Siangan. Korban dilaporkan menghilang sejak dini hari tanggal 10 Juni 2025 sekitar pukul 04.00 WITA. Berdasarkan keterangan keluarga, korban mengalami gangguan kesehatan berupa linglung, rabun, dan gangguan pendengaran, serta telah dilakukan upaya pencarian oleh keluarga dan warga sejak hari pertama dilaporkan hilang.

Baca juga Artikel ini  Jelang Hari Bhayangkara ke-79, Kapolres Aceh Tengah Resmikan Kampung Bebas Narkoba di Kampung Bukit

Penemuan jenazah bermula saat saksi I M S A (49), warga Banjar Sigaran Mekar Buana, Badung, datang ke rumah korban dan menyampaikan niat membantu pencarian. Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, pada pukul 10.00 WITA saksi I M S A didampingi oleh saksi D G D (31) mulai menyisir area sekitar rumah korban. Sekitar pukul 13.30 WITA, jenazah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar 10 meter di sebelah timur rumah korban.

Baca juga Artikel ini  BTB Bali Sarankan Pemprov DKI Jakarta Perkuat ASITA Untuk Bangun Pariwisata Berkelanjutan

Mendapat laporan tersebut, keluarga segera menghubungi pihak desa dan Polsek Gianyar. Tim BPBD Kabupaten Gianyar yang berjumlah 9 personel segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Setra Adat Siangan untuk prosesi upacara secara adat Hindu.

Korban ditemukan dalam posisi tengadah dengan pakaian terakhir yang dikenakan berupa baju warna hijau dan kain warna hitam. Pemeriksaan medis oleh dr. Gusti Ayu Wali Putri Warmadewi dari Puskesmas Gianyar II tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Ditemukan beberapa luka lebam dan goresan ringan yang diduga akibat benturan dan gesekan batu di lokasi jatuh. Perkiraan waktu meninggal kurang dari 24 jam sebelum ditemukan.

Baca juga Artikel ini  Berbagi Kebahagiaan Di Jumat Berkah, Polres Bener Meriah Bagikan Nasi Kotak Kepada Jamah Sholat Jumat Di Masjid Al-Amilin

Pihak keluarga menerima musibah ini dengan ikhlas dan menyampaikan terima kasih atas bantuan dari seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian hingga evakuasi korban.

(Van/r)