BeritaDaerahPeristiwaPolri

Pasca Banjir Dan Tanah Longsor Polsek Linge dan Brimob Polda Aceh Dirikan Jembatan Sling Demi Aktivitas Warga Penarun

82
×

Pasca Banjir Dan Tanah Longsor Polsek Linge dan Brimob Polda Aceh Dirikan Jembatan Sling Demi Aktivitas Warga Penarun

Sebarkan artikel ini

Takengon-1kabar.com

Pasca terjadinya bencana alam banjir dan tanah longsor yang melanda Kampung Penarun, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Polsek Linge bersama personel BKO Brimob Polda Aceh menunjukkan kepedulian dengan melaksanakan bakti sosial berupa gotong royong pemasangan jembatan sling sederhana, Kamis (8/1/2026).

Bencana tersebut mengakibatkan terputusnya akses utama masyarakat menuju lahan penderesan getah pinus yang selama ini menjadi sumber mata pencaharian warga. Kondisi tersebut mendorong personel Polsek Linge dan Brimob untuk turun langsung membantu masyarakat membangun jembatan sling sebagai sarana penyeberangan sementara.

Baca juga Artikel ini  Kodim 0106/Aceh Tengah Gelar Pelayanan Kesehatan Untuk Umum Dalam Penanganan Bencana

Jembatan sling sederhana yang dipasang dari tali seling tersebut difungsikan untuk menunjang mobilitas warga menuju perkebunan serta memperlancar pengangkutan hasil penderesan getah pinus. Meski bersifat sementara, jembatan ini sangat membantu aktivitas sehari-hari masyarakat Kampung Penarun.

Baca juga Artikel ini  Arief Martha Rahadyan Apresiasi Kinerja Pemerintah dalam Pemulihan dan Pemberdayaan Korban Pascabencana

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Linge Iptu Aidil Novrizal menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

Pembangunan jembatan sling ini merupakan solusi sementara agar akses warga tidak terputus total. Polri berupaya hadir dan membantu masyarakat agar aktivitas dan perekonomian warga dapat kembali berjalan,” ujar Iptu Aidil Novrizal.

Baca juga Artikel ini  Polri Hadir Tanpa Jeda, Polsek Pegasing Gotong Royong Pulihkan Akses Jalan Pasca Bencana

Saat ini, jembatan sling sederhana tersebut telah dapat digunakan oleh masyarakat Kampung Penarun sebagai sarana penyeberangan sementara sambil menunggu penanganan lanjutan dari pihak terkait pasca bencana banjir dan tanah longsor.