BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPemerintah

Pengadaan Gagal di LPSE, Pemprov Sumut Tidak Lanjutkan Paket Sewa Pesawat Garuda untuk Pindahkan Narapidana

117
×

Pengadaan Gagal di LPSE, Pemprov Sumut Tidak Lanjutkan Paket Sewa Pesawat Garuda untuk Pindahkan Narapidana

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Proses pengadaan paket sewa pesawat komersil dengan kode 10165374000 yang tampil di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dipastikan gagal. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) juga tidak melanjutkan proses pengadaan paket tersebut.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Mulyono, mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), saat ditanya wartawan disela rangkaian kegiatan Idul Adha di Kecamatan Lubuk pakam, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat (06/06/2025).

“Proses pengadaan (paket sewa pesawat komersil) itu ternyata gagal dan tidak dilanjutkan,” kata Mulyono.

Baca juga Artikel ini  Warnet Jadi Markas SIM Palsu : Polisi Bongkar Sindikat Penipuan di Medan

Sebagai tindak lanjut, Mulyono mengatakan, akan dilakukan kajian. Sebab kegiatan ini merupakan salah satu dari rencana aksi Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sumatera Utara (Sumut) untuk mengurangi peredaran Narkoba di wilayah Sumatera Utara (Sumut).

“Kegiatan ini salah satu upaya yang kita (Pemprov Sumut) lakukan dan termasuk dalam rencana aksi penanganan Narkoba di Sumatera Utara (Sumut). Jadi kita akan lakukan kajian lebih lanjut,” ungkap Mulyono.

Sebelumnya beredar informasi di media, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) Sewa Pesawat Garuda untuk pindahkan narapidana narkoba dari LP Tanjung Gusta ke Nusakambangan. Berdasarkan spesifikasi teknisnya, pemilihan penyedia jasa dilaksanakan dengan menggunakan penunjukan langsung kepada PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Baca juga Artikel ini  Polrestabes Medan Sembelih 31 Hewan Kurban, Bagikan kepada Ribuan Warga dan Personel di Idul Adha 1446 H/2025 M

Informasi menuai berbagai opini, dan dianggap tidak sejalan dengan kebijakan efisiensi yang tengah dilakukan Pemerintah. Menanggapi itu, Mulyono menjelaskan bahwa pemilihan PT. Garuda Indonesia sebelumnya telah melalui pertimbangan atas alasan dan kondisi tertentu.

“Tentu sebelumnya sudah melalui berbagai pertimbangan ya, dan awalnya baru pihak Garuda yang menyanggupi. Jadi kita pilih Garuda,” jelas Mulyono.

Baca juga Artikel ini  Lautan Obor dan Gema Takbir Membakar Langit Desa Klambir V Kebun : Festival Takbiran Idul Adha Deli Serdang 2025 Penuh Syiar dan Makna

Mulyono juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) tegak lurus dengan kebijakan Pemerintah Pusat, soal efisiensi anggaran. Untuk itu, seluruh kegiatan telah melalui proses perencanaan yang matang.

“Kita dibawah kepemimpinan Bapak Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution dan Bapak Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), H. Surya Bsc tegak lurus dengan kebijakan efisiensi yang ditetapkan Pemerintah. Semua program kegiatan, kita upayakan terlaksana seefisien mungkin, ” pungkas Mulyono.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *