MEDAN | 1kabar.com
Proses pengadaan paket sewa pesawat komersil dengan kode 10165374000 yang tampil di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dipastikan gagal. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) juga tidak melanjutkan proses pengadaan paket tersebut.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Mulyono, mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), saat ditanya wartawan disela rangkaian kegiatan Idul Adha di Kecamatan Lubuk pakam, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat (06/06/2025).
“Proses pengadaan (paket sewa pesawat komersil) itu ternyata gagal dan tidak dilanjutkan,” kata Mulyono.
Sebagai tindak lanjut, Mulyono mengatakan, akan dilakukan kajian. Sebab kegiatan ini merupakan salah satu dari rencana aksi Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sumatera Utara (Sumut) untuk mengurangi peredaran Narkoba di wilayah Sumatera Utara (Sumut).
“Kegiatan ini salah satu upaya yang kita (Pemprov Sumut) lakukan dan termasuk dalam rencana aksi penanganan Narkoba di Sumatera Utara (Sumut). Jadi kita akan lakukan kajian lebih lanjut,” ungkap Mulyono.
Sebelumnya beredar informasi di media, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) Sewa Pesawat Garuda untuk pindahkan narapidana narkoba dari LP Tanjung Gusta ke Nusakambangan. Berdasarkan spesifikasi teknisnya, pemilihan penyedia jasa dilaksanakan dengan menggunakan penunjukan langsung kepada PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
Informasi menuai berbagai opini, dan dianggap tidak sejalan dengan kebijakan efisiensi yang tengah dilakukan Pemerintah. Menanggapi itu, Mulyono menjelaskan bahwa pemilihan PT. Garuda Indonesia sebelumnya telah melalui pertimbangan atas alasan dan kondisi tertentu.
“Tentu sebelumnya sudah melalui berbagai pertimbangan ya, dan awalnya baru pihak Garuda yang menyanggupi. Jadi kita pilih Garuda,” jelas Mulyono.
Mulyono juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) tegak lurus dengan kebijakan Pemerintah Pusat, soal efisiensi anggaran. Untuk itu, seluruh kegiatan telah melalui proses perencanaan yang matang.
“Kita dibawah kepemimpinan Bapak Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution dan Bapak Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), H. Surya Bsc tegak lurus dengan kebijakan efisiensi yang ditetapkan Pemerintah. Semua program kegiatan, kita upayakan terlaksana seefisien mungkin, ” pungkas Mulyono.(***)






