BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPeristiwaPolri

Remuk Dihantam Bus, Remaja Pengendara Motor Tewas di Tempat

242
×

Remuk Dihantam Bus, Remaja Pengendara Motor Tewas di Tempat

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | 1kabar.com

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera Medan–Tebing Tinggi Km 17-18, tepatnya di wilayah Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (04/04/2025) siang. Seorang remaja pengendara sepeda motor tewas mengenaskan usai menabrak sebuah bus pariwisata.

Peristiwa mengerikan itu sempat menggemparkan warga masyarakat sekitar akibat suara benturan keras yang terdengar tiba-tiba. Setelah dicek, tampak Satu Unit Sepeda Motor Yamaha Freego 125 BK 3122 MBP ringsek parah di bagian depan, sementara jasad pengendaranya tergeletak tak bernyawa.

Baca juga Artikel ini  Penjabat Walikota Langsa Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Kebakaran Asrama Gajah II.

Korban diketahui berinisial AL (17), Warga Dusun V, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala. Jenazahnya kemudian dievakuasi ke RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Kecamatan Lubuk Pakam oleh Personel Gakkum Sat Lantas Polresta Deli Serdang.

Baca juga Artikel ini  Kapolrestabes Medan Katakan Sebanyak 55.808 Kendaraan Masuk Kota Medan Pada H+2 Lebaran, Jalur Wisata Berastagi Lancar

Sepeda Motor yang dikendarai AL terlibat tabrakan dengan Bus Pariwisata Mercedes Benz BK 7682 DJ, yang dikemudikan oleh PA (48), Warga Jalan Jermal V Ujung, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai.

Kasat Lantas Polresta Deli Serdang, AKP. Johan Kurniawan, S.I.K., M.A., M.I.K., melalui Kasi Humas Polresta Deli Serdang, Iptu. JM Gabe Napitupulu, membenarkan kejadian tersebut.

Baca juga Artikel ini  Personel Polda Bali Amankan Tempat Wisata dan Rumah Yang Ditinggal Mudik

“Saat ini, sopir bus sudah diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan oleh Penyidik Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Deli Serdang. Kami masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini,” terang Iptu Gabe.

Pihak kepolisian masih mendalami keterangan sejumlah saksi di lapangan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan kronologi kejadian secara utuh.(***)