MEDAN | 1kabar.com
Sebanyak 2.500 Personel Gabungan dari Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan, TNI, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, dan Satpol PP Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi massa damai terkait tuntutan penutupan PT. Toba Pulp Lestari (PT TPL) yang digelar di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (10/11/2025).
Kekuatan pengamanan besar itu diterjunkan guna memastikan jalannya demonstrasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, saat diwawancarai Jurnalis 1kabar.com di lokasi kegiatan tersebut.
Sebanyak 2.500 Personel Gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi massa demonstrasi hari ini. Mereka berasal dari Jajaran Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan, TNI, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, dan Satpol PP Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ujar Kombes Pol. Ferry Walintukan kepada Jurnalis 1kabar.com, Senin (10/11/2025).
Ia menjelaskan, aksi massa demonstrasi yang diikuti sekitar 1.300 peserta itu berlangsung dengan tertib dan damai. Massa aksi demonstrasi terdiri dari berbagai elemen — Masyarakat Adat, Tokoh Agama, Mahasiswa, hingga Pegiat Lingkungan Hidup — yang bersatu menyuarakan aspirasinya mereka agar Pemerintah Daerah menutup operasional PT. Toba Pulp Lestari.
Alhamdulillah, aksi massa demonstrasi ini berlangsung kondusif. Para peserta menyampaikan pendapat dengan tertib, damai, dan penuh tanggung jawab,” jelas Kombes Pol. Ferry Walintukan, Senin (10/11/2025).
Kombes Pol. Ferry Walintukan juga memberikan apresiasinya tinggi kepada seluruh peserta aksi massa demonstrasi yang dinilai mampu menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasinya mereka. Menurutnya, hal ini menjadi contoh baik dalam praktik demokrasi di Sumatera Utara.
Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, mahasiswa, dan peserta aksi massa demonstrasi yang melaksanakan kegiatan ini dengan cara yang santun dan beradab. Semoga aspirasinya mereka yang disampaikan dapat didengar dan menjadi perhatian bersama,” katanya.
Dari pantauan Jurnalis 1kabar.com di lapangan, situasi disekitar Kantor Gubernur Sumatera Utara berjalan tertib dan aman. Petugas Kepolisian bersama Aparat TNI, dan Satpol PP Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tampak berjaga disejumlah titik strategis. Arus lalu lintas tetap lancar, sementara aparat terus melakukan pengawasan hingga aksi massa demonstrasi selesai sepenuhnya.
Kehadiran ribuan aparat keamanan ditengah aksi massa demonstrasi ini menjadi bukti nyata sinergitas TNI–Polri dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara. Pengamanan yang humanis, terukur, dan profesional membuat jalannya aksi aspiratif tersebut berlangsung tanpa gesekan.
Aksi massa demonstrasi yang digelar dengan damai ini sekaligus memperlihatkan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi. Di sisi lain, langkah pengamanan dari aparat menjadi bukti bahwa Negara hadir menjaga keseimbangan antara hak berekspresi dan ketertiban umum.
Dengan berakhirnya aksi massa demonstrasi tanpa insiden, suasana Kota Medan tetap tenang dan kondusif. Ribuan aparat yang bertugas pun kembali ke markas dengan penuh rasa tanggung jawab, menandai suksesnya pengamanan aksi massa damai dijantung Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara.(Zulkarnain Lubis)





