Matangglumpangdua l 1Kabar.com
Saluran irigasi Pante Lhong yang melewati Keude Matangglumpangdua, Kabupaten Bireuen tepatnya di pasar ikan Mon Engkot penuh ditumbuhi rumput sehingga tidak terlihat lagi bentuk dasar saluran.

Saluran sepanjang 500 meter melewati jalan pasar mon eungkot selain ditumbuhi rumput juga dangkal lumpur, penuh sampah, bau anyir ikan dan diatas
saluran irigasi dibangun puluhan kios jualan ayam potong yang setiap hari air limbah dibuang ke saluran.
Kurangnya kepedulian Dinas PUPR Kabupaten Bireuen dan Camat Peusangan selama ini maka terlihat tidak patut demikian terjadi saluran di pusat kota Matangglumpangdua tidak terurus dengan baik.
Kepala Desa Keude Matangglumpangdua Bukhari HS mengakui telah menyampaikan laporan terkait saluran yang penuh rumput, sampah dan dangkal karena lumpur sepanjang 500 meter sampai ke kota perlu segera dibersihkan dari rumput juga sampah dan dikeruk biar lancar air mengalir dan tidak tersumbat.
Saluran irigasi Pante lhong yang melawati kota Matangglumpangdua juga area drainase penduduk mengairi ke saluran tersebut yang tergenang air selama ini dan sampah menumpuk pada sepanjang saluran.
Memang sekarang irigasi Pante Lhong sedang diperbaiki, maka sepanjang saluran kering. Tapi patut untuk ditinjau keseluruh saluran didaerah area sawah, kota dan tempat pintu air.
Kepala Dusun Mon Eungkot Agussalim mengatakan penduduk yang tinggal disepanjang saluran tidak mungkin bergotong royong membersihkan saluran sebab ada anggaran pembersihan dan perawatan dari Dinas PUPR Kabupaten Bireuen dan Tim Pengawas saluran pengairan yang dibantu Keujruen Blang (pimpinan adat) yang semestinya memperhatikan setiap saat.
Dikhawatirkan bila musim hujan akan tersumbat air dan tergenang di pekarangan rumah penduduk. Maka perlu segera ditangani sungguh sungguh sebelum berimbas dan berdampak yang merugikan. (Ads)





