DaerahPeristiwa

Selain Butuh Bioskop Alternatif film horor juga menjadi Treen Saat Ini

55
×

Selain Butuh Bioskop Alternatif film horor juga menjadi Treen Saat Ini

Sebarkan artikel ini

Bali | 1Kabar.com

Direktur Industri Kreatif Musik, Film dan Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif , Mohammad Amin Abdullah menginginkan tahun 2025 tersedia bioskop-bioskop dengan tiket murah dibandingkan pada bioskop pada umumnya.

Wacana tersebut di sampaikan pada acara press conference Balinale 2024 yang ke-17, sabtu (1/6/2024) di Cinepolis plaza Renon Denpasar. Bioskop tiket murah ini merupakan bioskop alternatif bagi industri film agar film yang di produksi bisa dinikmati oleh kalangan masyarakat menengah kebawah.

“Kemudian memperbanyak bioskop, jumlah cinema di Indonesia saat ini 500 an jumlah layar di indonesia 2000 jadi jumlah layar yang kita butuhkan 10.000 untuk populasi di Indonesia. Untuk itu kita perlu memikirkan bioskop alternatif agar tidak didominasi oleh salah satu distributor film karena dia akan bicara ini menguntungkan atau tidak. Kalo bioskop alternatif itu kita berfikir kedepan misal perpustakaan bisa dijadikan tempat nonton film, kantor pos, Museum, ini yang akan kita sasar,” tuturnya .

Amin menambahkan, untuk tren saat ini yang mendominasi masih film horor kemudian drama komedi dan action disisi lain horror juga terkadang menjadi kontraversi dari para ilmuan dan pejabat. pemerintah seharusnya bisa mendalaminya, bukan membatasi. Targetnya adalah untuk memperkenalkan biskop murah masih perlu kajian seperti studi kelayakan dan apakah produser mau filmnya di putar di bioskop dengan harga murah dengan tiket kisaran 20-30 ribu.

Dengan hadirnya bioskop alternatif maka keberlangsungan hidup film menjadi lebih panjang. Karena film-film yang masa tayangnya sudah selesai di bioskop konvensional akan diputar kembal di bioskop – bioskop alternatif. Menurutnya, hal itu menjadi keuntungan bagi industri perfilman di Indonesia.

“Di negara lain belum ada bioskop alternatif. Ini memang ide saya dengan bapak Dede Yusuf waktu itu. dan saya yakin bioskop alternatif dapat terwujud mengingat geografis Indonesia yang luas dan yang mengelola adalah pentahelix,” Pungkasnya.(van)

Ketuk Play Untuk Melihat Tayangan DMTV Malang