BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPemerintahPendidikanPolriTNI

Seribu Umat Gelar Doa Tolak Bala, Tabligh Akbar dan Salat Tasbih di Masjid Jami’ Al-Hafiz Hamparan Perak, Bupati Deli Serdang Harap Jadi Ikon Religius

93
×

Seribu Umat Gelar Doa Tolak Bala, Tabligh Akbar dan Salat Tasbih di Masjid Jami’ Al-Hafiz Hamparan Perak, Bupati Deli Serdang Harap Jadi Ikon Religius

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | 1kabar.com

Kegiatan 1.000 Umat menggelar Berdoa Tolak Bala, Tabligh Akbar dan Salat Tasbih di Masjid Jami’ Al-Hafiz, Desa Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (08/03/2026), merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini pun ratusan jemaah yang hadir memadati masjid untuk bermunajat dan memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mampu memperkuat nilai spiritual masyarakat tersebut.

Baca juga Artikel ini  Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM, Pemko Medan Buka Peluang Kerja Sama dengan BTN

“Ini tahun keempat kegiatan berlangsung, saya harap dan mendukung bisa terus dilakukan agar menjadi ikon religius di Kecamatan Hamparan Perak,” ujar Bupati.

Di kegiatan yang diinisiasi Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Adami Sulaeman dan dihadiri Tuanku Muhammad Fauzi, Raja Kejeruan Metar Bilad Deli itu, Bupati mengungkapkan, acara tersebut memiliki dampak besar dalam mempererat silaturahmi serta membangun kekuatan spiritual masyarakat.

Baca juga Artikel ini  Satgas Pangan Polda Sumut Intensifkan Pemantauan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok di Sejumlah Pasar Tradisional di Kota Medan Selama Bulan Suci Ramadhan hingga Jelang Hari Raya Idul Fitri

“Saya rasa ini luar biasa. Inisiatornya Datok Adami dan ini harus ditularkan. Jangan hanya di Desa Hamparan Perak, tapi bisa juga dilakukan di desa-desa lain yang kental dengan nilai-nilai keislaman,” sebut Bupati.

Selain menjadi ikon, Bupati juga berharap kegiatan yang juga diiringi dengan pemberian santunan kepada 1.000 umat itu bisa rutin dilakukan, bahkan jika memungkinkan dua kali dalam setahun.

“Selain membangun silaturahmi, kegiatan seperti ini juga memperkuat spiritual masyarakat kita yang tanpa kita sadari perlahan mulai tergerus,” ucap Bupati.

Baca juga Artikel ini  Antisipasi Lonjakan Mobilitas Mudik, FKLL Jakarta Barat Bahas Strategi Keselamatan Lalu Lintas

Sebelumnya, ketua panitia, Burhanudin menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan permohonan kepada Allah SWT agar masyarakat dijauhkan dari berbagai bencana.

“Kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai doa bersama mengingat beberapa waktu lalu terjadi bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Terkhusus kita juga berdoa agar kampung kita dijauhkan dari segala bala, bencana dan marabahaya,” jelasnya.(1kabar.com/inn0101/nain-40)