Berita Terkini

Siswa dan Guru Serta Tendik di SMKN 2 Takengon Terkesan Amburadur

292
×

Siswa dan Guru Serta Tendik di SMKN 2 Takengon Terkesan Amburadur

Sebarkan artikel ini

Takengon | 1kabar.com

Administrasi Data Siswa dan guru di Sekolah Menengah kejuruan Negeri SMKN 2 Takengon Aceh tengah, terkesan Amburadur dan akan menggakibatkan untung dan ruginya pada keuangan sekolah itu sendiri, Kamis (25/8/2022)

Pasalnya data guru dan siswa di sekolah itu, tidak sesuai dengan data yang ada di aplikasi dapodik Kemendikbud pusat, data ril siswa dan guru di sekolah itu, sampai dengan hari ini Kamis 25 Agustus 2022, jumlah siswa 402 orang dan guru yang berjumlah 81 orang guru dan tendik, ada 2 orang sudah pensiun termasuk Operator Sekolah yang sudah pensiun, tapi masih saja tercatat di sekolah SMKN itu menjabat sebagai operator sekolah.

Baca juga Artikel ini  Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Tebing Tinggi Pengamanan Hari Raya Waisak

Dan 2 orang lewat PPPK ke sekolah lain. dan ada 4 orang siswa belum di laporkan kedata dapodik, berhubung data 4 siswa baru itu, belum lengkap ada beberapa dokumen yang harus di perbaiki, seperti tidak sesuai atara NIS dan NIK siswa itu sendiri, Artinya di sekolah SMKN 2 Takengon tersebut, seharusnya tercatat data Ril di sekolah tersebut, siswa berjumlah 406 orang siswa dan guru serta tendik 77 orang.

Baca juga Artikel ini  Ada Apa Dengan Penyidik Polres Nias, Kasus Pengeroyokan Feberman Halawa, Laporan Polisi 170 Berubah Menjadi 351

“Tetapi Berdasarkan Hasil Penulusuran Oleh media ini di Aplikasi data dapodik Kemendikbud pusat, yang di singkronisasi terakhir pada tanggal 24 Agustus 2022 oleh operator sekolah SMKN 2 itu, tercatat Jumlah siswa mencapai 417 orang siswa dan 89 orang guru Serta tendik, sangat jelas terlihat ada kejanggalan pada Data dokumentasi para siswa dan guru serta tendik di sekolah SMKN 2 Takengon itu.

Baca juga Artikel ini  Mahasiswa USU Kunjungi Lapas Kelas I Medan Kanwil Kemenkumham Sumut Dengan Tema, "Pentingnya Nilai Pancasila."

ketika wartawan media ini berusaha untuk berkonfirmasi dengan kepala sekolah SMKN 2 Takengon Ruhila, lewat headphone miliknya, mengatakan diribya belum bisa memberikan keterangan yang akurat berhubung dirinya tidak di sekolah, dan akan menjelaskan secara detail terkait data itu, ketika dirinya sudah di sekolah. kitika di tanya langsung menutup Headphonenya”.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *