Berita TerkiniPemerintahPeristiwa

UPTD Puskesmas Buntul Kemumu Gelar Lokakarya Mini Lintas Sektoral

234
×

UPTD Puskesmas Buntul Kemumu Gelar Lokakarya Mini Lintas Sektoral

Sebarkan artikel ini

Bener Meriah | 1kabar.com

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Buntul Kemumu, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, menggelar lokakarya mini lintas sektoral terkait dengan sanitasi yang baik, guna pencegahan stunting.

Kegiatan lokarkarya tersebut, dibuka oleh Pj Bupati Bener Meriah, Drs. Haili Yoga, M.Si diwakili oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Khairmansyah, S.IP, M.Sc yang dilangsungkan di aula Kantor Camat Permata.

Baca juga Artikel ini  Polisi Ekshumasi Dalami Penyebab Kematian Mihani

Kegiatan itu, dihadiri Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Ismail, SE, Camat Permata Wien Agus Ismahdar, S.STP, Kapolsek Permata, Kepala Puskesmas Buntul Kemumu, Para Reje, Bidan Desa Serta perwakilan Instansi terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Khairmansyah menyampaikan sesuai dengan fokus pembahasan Lokmin terkait dengan sanitasi, sehingga para reje harus memastikan sanitasi yang baik disetiap rumah warganya.

Baca juga Artikel ini  Paguyuban Musara Gayo Langsa, Dukung Jeffry Sentana Menjadi Walikota Langsa

“Sanitasi ini penting karena dengan sanitasi yang layak kita bisa hidup lebih sehat dan bersih, karena seperti kita ketahui bahwa kebersihan merupakan salah satu penyebab terjadinya stunting,” ungkap Khairmansyah.

Dia juga mengucapkan rasa terima kasihnya dan apresiasi kepada jajaran UPTD Puskesmas Permata mulai dari bidan desa, kader, reje dan forkopimcam sebagai ujung tombak dalam penanganan stunting. Sebab, adanya kerjasam yang baik antar unsur sehingga bisa mendapat reward fiskal dari pemerintah pusat.

Baca juga Artikel ini  Siaran Pers Dewan Pers : Komunitas Pers Tolak Revisi RUU Penyiaran

“Salah satu indikatornya melalui penanganan stunting. Kita lihat dua tahun kebelakang, peran seluruh sektoral sangat intens dalam penanganan stunting, hingga para kader dan bidan desa mengetahui semua data bayi diwilayah kerjanya,” pungkasnya. (Rel/Diskominfo).