Matangglumpangdua l 1Kabar.com
Warga yang berjualan berdekatan dengan jalan rusak di simpang empat lampu merah atau Zebra cross Kota Matangglumpangdua, Kabupaten Bireuen memberi tanda dengan meletakkan penyangga dan melilit tali sebagai tanda jangan melewati kenderaan.
Ini mereka lakukan agar pengguna jalan raya saat berhenti karena lampu merah atau melewati agar menghindar dari kerusakan jalan yang sudah berbulan bulan belum diperbaiki.
Zulfahmi pedagang yang berjualan di toko dekat lampu merah jum’at 2 september mengatakan akibat jalan rusak bila musim hujan tergenang air dan saat kenderaan roda empat lewat sedang lampu hijau akan terpencar air ke tokonya berjualan.
Terkait kerusakan jalan disimpang empat lampu merah warga minta perhatian pihak terkait untuk segera memperbaiki, mengingat setiap saat selalu sibuk kenderaan lalu lalang.
Kepala Desa Keude Matangglumpangdua Bukhari HS mengharapkan sebelum jatuh korban di simpang empat segera diantisipasi dengan perbaikan atau penambahan aspal baru.
Kemudian Bukhari menambahkan apa yang dilakukan warga yang berjualan didekat jalan rusak dengan memasang penyangga dan melilit tali guna dapat dihindari dari kerusakan jalan. (Ads)





