BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPeristiwaPolriTNI

Waspada! Modus Penipuan Berkedok Pemesanan Belanjaan Lewat Ojek Online Marak di Lhokseumawe

728
×

Waspada! Modus Penipuan Berkedok Pemesanan Belanjaan Lewat Ojek Online Marak di Lhokseumawe

Sebarkan artikel ini

Lhokseumawe,| 1kabar.com. 27 September 2025 – Warga Kota Lhokseumawe diimbau untuk lebih waspada terhadap modus penipuan terbaru yang melibatkan pemesanan barang melalui ojek online. Seorang pengemudi ojek online lokal, Haikal, membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dialaminya saat menjadi korban aksi penipuan oleh oknum yang berpura-pura menjadi pelanggan.

Kejadian ini bermula saat Haikal menerima pesanan dari seseorang yang menghubunginya melalui aplikasi perpesanan WhatsApp, menggunakan nomor 0838-9614-0227. Oknum tersebut memesan beberapa barang keperluan dari Indomaret, dan meminta Haikal untuk membelikannya terlebih dahulu menggunakan dana pribadi. Tak hanya itu, pelaku juga meminta Haikal untuk mentransfer uang sebesar Rp200.000 ke akun aplikasi DANA milik pelaku dengan alasan mendesak.

Baca juga Artikel ini  Babinsa Koramil 11/Bandar Baru Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Latihan PBB di SMA Negeri 2 Bandar Baru

“Awalnya saya pikir ini hanya pelanggan biasa yang sedang butuh bantuan belanja cepat. Karena saya sering mengantar barang, saya tidak curiga. Tapi ternyata ini modus,” tutur Haikal kepada wartawan.

Setelah Haikal membeli barang sesuai permintaan dan mengantarkannya ke alamat yang telah diberikan oleh pelaku, ia pun langsung mencoba menghubungi si pemesan untuk konfirmasi. Namun sesampainya di lokasi yang dituju, tidak ada orang yang menerima barang. Lebih mengejutkan lagi, ketika mencoba menghubungi kembali melalui WhatsApp, nomor Haikal langsung diblokir oleh pelaku.

“Saya sempat pikir ini mungkin salah alamat atau miskomunikasi. Tapi setelah mencoba menghubungi beberapa kali dan diblokir, saya sadar kalau saya sudah kena tipu. Saya dan teman-teman ojek online lainnya juga mencoba menghubungi dari nomor lain, tapi semua juga langsung diblokir,” lanjut Haikal.

Baca juga Artikel ini  Brimob Aceh Kembali Tebar Kebaikan di Jum'at Berkah

Aksi penipuan semacam ini bukan hanya merugikan secara finansial, tetapi juga secara psikologis. Korban merasa dipermainkan dan dikhianati oleh pihak yang seolah-olah sedang membutuhkan bantuan.

Haikal berharap, dengan pengalamannya ini, masyarakat khususnya para pengemudi ojek online di Lhokseumawe bisa lebih berhati-hati terhadap permintaan yang mencurigakan. Ia juga menyerukan agar pihak berwenang segera menindaklanjuti laporan ini dan menyelidiki kasus serupa.

“Saya cuma ingin mengingatkan teman-teman ojek online dan masyarakat lainnya agar jangan mudah percaya pada pemesanan lewat WhatsApp, apalagi kalau diminta transfer uang. Pastikan dulu identitasnya, dan kalau bisa gunakan aplikasi resmi untuk transaksi,” pesan Haikal.

Baca juga Artikel ini  Tokoh Masyarakat Aceh Singkil Kritik Tajam PT. Socfindo: "Mereka Kaya dari Tanah Kami, Tapi Kami Tetap Miskin"

Modus seperti ini diketahui mulai marak di beberapa kota di Indonesia, dengan pelaku memanfaatkan empati dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan antar barang. Oleh karena itu, kesadaran dan kehati-hatian menjadi benteng pertama dalam mencegah menjadi korban penipuan.

Bagi masyarakat yang merasa pernah mengalami kejadian serupa atau memiliki informasi terkait pelaku dengan nomor 0838-9614-0227, diimbau untuk segera melapor ke pihak kepolisian agar bisa ditindaklanjuti secara hukum.

Redaksi: [Syahbudin Padank]