Peristiwa

Di Duga Tidak Tepat Sasaran, Penyaluran BantuanLangsung Tunai Di Desa Sukaluwe.

298
×

Di Duga Tidak Tepat Sasaran, Penyaluran BantuanLangsung Tunai Di Desa Sukaluwe.

Sebarkan artikel ini

Bangun Purba | 1kabar.com

Masyarakat yang kurang mampu mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah karena mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa.

Tetapi di Desa Sukaluwe,Kecamatan Bangun Purba,Kabupaten Deli Serdang,Provinsi Sumatera Utara di duga Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tidak tepat sasaran.

Sewaktu wartawan melakukan saat di Konfirmasi kepada salah seorang warga masyarakat yang identitasnya tidak mau di Publikasikan mengatakan bahwasanya di Desa Sukaluwe, Kecamatan Bangun Purba ada 6 Dusun sebanyak 165 Kepala Keluarga dengan jumlah Penduduk 590 Jiwa dan yang Berdomisili di Desa Sukaluwe hanya 12 Kepala Keluarga dengan jumlah penduduk 54 Jiwa.

Warga masyarakat tersebut menambahkan di Desa Sukaluwe yang mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) bersumber dari Dana Desa (DD) sebanyak 92 Kepala Keluarga, sedangkan sepengetahuannya hanya 2 Kepala Keluarga yang Berdomisili di Desa Sukaluwe yang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sedangkan yang 90 Kartu Keluarga (KK) Berdomisili di luar Desa Sukaluwe,Kecamatan Bangun Purba.

Baca juga Artikel ini  Guru Honorer Kabupaten Langkat Didampingi LBH Medan Gelar Aksi Unjuk Rasa Didepan Kantor Ombudsman Perwakilan Provinsi Sumatera Utara

Warga masyarakat tersebut menambahkan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) bersumber Dana Desa (DD) ada sebagian warga masyarakat yang mampu mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan juga ada yang Berdomisili di luar Kabupaten Deli Serdang.

Kemenkeu RI melalui peraturannya : PMK Nomor : 190 Tahun 2021 Pasal 33 ayat (1),Kriteria Calon Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahun 2022 :
1).Keluarga miskin atau tidak mampu yang Berdomisili di Desa yang bersangkutan dan diprioritaskan untuk Keluarga miskin yang termasuk dalam katagori kemiskinan ekstrem.

Baca juga Artikel ini  Ratusan Massa Buruh PT. Samawood Utama Work Industries Gelar Aksi Unjuk Rasa di Desa Sei Belumai Hilir, Kecamatan Tanjung Morawa

2).Kehilangan mata pencaharian.

3).Mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun / kronis.

4).Keluarga miskin penerima jaring pengaman sosial lainnya yang terhenti baik yang bersumber dari APBD dan atau APBN.

5).Keluarga miskin yang terdampak Pendemo Covid – 19 dan belum menerima bantuan.

6).Rumah tangga dengan anggota rumah tangga tunggal lanjut usia (Lansia).

Dari kriteria tersebut di atas pembagian (BLT) sudah di duga tidak tepat sasaran.

Ditambah lagi perangkat Desa juga Kepala dusun nya ada yang tinggal / berdomisili di luar desa Sukaluwe dan ada juga yang berdomisili di Medan dan hanya Kepala Desa Syahril Tandiko bersama salah seorang Kepala dusun yang tinggal di Desa Sukaluwe.

Baca juga Artikel ini  Sengketa Aset di Tanoh Rencong, Merugikan Regenerasi Nangroe Atjeh Kota Subulussalam

Ironisnya pada waktu diadakan musyawarah Desa pihak dari kecamatan mengikuti kegiatan tersebut;tetapi kenapa bisa terjadi, diduga pihak Kecamatan tutup mata dengan data penerima BLT maupun Situasi di Desa Sukaluwe ” ADA APA ” ?

Diminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) Tindak Pidana Korupsi melakukan Penyelidikan dan Penyidikan ke Desa Sukaluwe Kecamatan Bangun Purba yang Kepala Desa Syahril Tandiko mengenai Penyaluran Dana Bantuan Langsung Tunai yang bersumber Dana Desa dan juga sasaran Penyaluran Dana Desa (ADD) lainnya yang juga diduga Tidak tepat Sasaran.

Agar Pihak terkait dari Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang segera melakukan Peninjauan ke Desa Sukaluwe tersebut.(Zulkarnain.Lubis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *