MEDAN | 1kabar.com
Di hadapan wartawan Kapendam I/BB, Kolonel Inf Rico julyanto Siagiaan bersama Dandeninteldam I/BB, Letkol Inf Jontrayanto Gultom menjawab pertayaan terkait keterlibatan Oknum TNI yang meneriman setoran dari bandar togel TSK. Supriantin saat di lakukan jumpa persnya di Kantor Penerangan Kodam I/BB Jalan Rotan Medan Petisah, Kota Medan.
Di mana Anggota Polsek Stabat, Aipda JPH (Oknum Polisi) selaku koordinator judi togel di Desa Wonosari, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, di duga menyetorkan duit sebesar Rp. 1,5 Juta kepada Anggota TNI di Kantor Komando Rayon Militer (Koramil) di Langkat, Sabtu (19/08/2023).
Dugaan setoran duit itu berangkat dari pernyataan video TSK. Supriatin yang viral di media sosial usai Aipda JPH dan tiga orang lainnya di tangkap oleh Tim Deninteldam I/BB dalam kasus perjudian togel yang di tangkap yaitu Abdul Ari (67 tahun) sebagai juru tulis togel, Agus Sari (47 tahun) sebagai pembeli nomor togel, dan Supriatin (38 tahun).
Kepada Personil Detasemen Intelijen Kodam I/BB, saudara Supriatin mengaku menyetorkan uang hasil togel ke TNI di Koramil di wilayah Langkat. Selain itu, S mengaku memberikan uang koordinasi ke Polres Langkat sebesar Rp. 25 Juta per bulan lewat Iptu HS, lalu memberikan uang koordinasi kepada Polsek Stabat sebesar Rp. 5 Juta per bulan lewat Bripka HG, dan uang koordinasi kepada Polsek Secanggang sebesar Rp. 3 Juta per bulan yang di berikan juga kepada Bripka HG.
Kolonel Inf Rico Julyanto Siagiaan menjawab pertanya tersebut, “Terkait masalah pernyataan atau pun pengakuan dari saudara Suprihatin yang mengatakan bahwa ada setoran ke Koramil wilayah Langkat Rp. 1,5 Juta itu kita dalami,” ucapnya.
Slanjutnya Kolonel Rico menyebutkan pihaknya belum bisa menindak lanjuti masalah itu. Sebab, saat ini baru sebatas pengakuan dari saudara Supriatin ,”Karena pengakuan dari Supriatin yang bersangkutan memberikan uang kepada Bripka HG. Nah, berita hari ini yang distribusikan iuran itu. Jadi kami belum bisa menindak lanjuti. Baru keterangan, pengakuan. Di mana pendistribusian itu di lakukan oleh, Bripka HG,” katanya lagi, Sabtu (19/08/2023).
Kolonel Rico juga menjelaskan. Kita akan menunggu hasil penyelidikan dari video yang ke-2 yang memuat berita hoaks yang sebarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ,”Kita tunggu saja hasilnya,” ucapnya.(Red/Tim/Geleng)





