MEDAN | 1kabar.com
William Leonardy Limutra, SH termotivasi masuk ke dunia Politik untuk mengurangi kesenjangan yang terjadinya di Kota Medan.
Niat baiknya patut di dukung dan dalam amatan kami apa yang di sampaikannya tidak dapat di pungkiri tingkat kesejahteraan masyarakat di Kota Medan masih menjadi sorotan, angka kesenjangan masih tinggi, inilah salah satunya mendorong saya untuk maju pada Pemilihan Legislatif (Pileg) pada Pemilu 2024.
Demikian di katakan Ketua Harian Pinmas Majelis Kehormatan Forum Masyarakat Nusantara Indonesia, Obet Aritonang yang di aminkan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Perindo Kecamatan Percut Sei Tuan, Rocky Sitanggang mendampingi William Leonardy Limutra, SH Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Perindo dari Dapil 3 Kota Medan kepada wartawan saat ngopi bareng di Seuluwah Kupi Kompleks MMTC Pancing, Rabu (30/08/2023).
Kami mendukung program William Leonardy Limutra, SH untuk masyarakat Kota Medan yang lebih baik.
“Karena kami mengetahui sepak terjang Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) William Leonardy Limutra, SH, artinya masyarakat Dapil 3 tidak perlu ragu menetapkan pilihannya pada William Leonardy Limutra, SH,” tutupnya, Rabu (30/08/2023).
“Secara spesifik, menjelaskan bahwa kesamrautan atau bahasa awamnya amburadul menuai kritikan dari sejumlah kalangan, lagi-lagi tudingan ini tak dapat di elakkan Pemerinta (Pemko) Kota Medan, maksudnya apa di butuhkan komitmen,” tegas William Leonardy Limutra, SH Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari Dapil 3 Partai Perindo.
“Komitmen menjadi jargon saya yakni konsisten, optimis, mandiri inisiatif, tegas, kelak saya terpilih maka jargon ini menjadi satu kesatuan dengan visi misi saya,” terang William Leonardy Limutra, SH, Rabu (30/08/2023).
“Tidak muluk-muluk atau janji sana sini, sudah tidak jamannya lagi, tetapi Rakyat butuh fakta keberpihakan baik secara kebijakan mau pun hal lainnya,” sebutnya.
“Aspirasi masyarakat menjadi salah satu barometer kinerja Pemerintah, sehingga kita akan mengakomodir untuk di godok, di teliti dan di evaluasi untuk mencari tau, sumbatan-sumbatan ril lapangan sehigga bicara tidak di atas kertas tetapi fakta,” katanya, Rabu (30/08/2023).
“Sekali data menjadi penentu arah kebijakan, untuk itu data autentik menjadi kebutuhan bukan kepentingan,” tutupnya.(Redaksi/GNG1KBR)





