Berita TerkiniNasionalPemerintah

Mulai Dibangun 2024, Wakil Bupati Deli Serdang : Kabupaten Deli Serdang Akan Segera Dilintas BRT Mebidang

240
×

Mulai Dibangun 2024, Wakil Bupati Deli Serdang : Kabupaten Deli Serdang Akan Segera Dilintas BRT Mebidang

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Wilayah Kabupaten Deli Serdang akan segera di lintasi Bus Rapid Transit (BRT) Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang (Mebidang). Hal ini tertuang pada Penandatanganan Pembaharuan Nota Kesepakatan dan Working Level Agreement Bus Rapid Transit Mebidang di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jalan Jenderal Sudirman, Nomor : 41, Medan, Senin (16/10/2023).

Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, HM. Ali Yusuf Siregar pun menyambut baik atas terpilihnya Kabupaten Deli Serdang dalam program Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang bertujuan untuk mengatasi kemacetan.

“Pembangunan ini di lakukan untuk mengatasi persoalan kemacetan di kawasan Kota Medan, Kota Binjai, dan Kabupaten Deli Serdang. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendukung program Kemenhub demi mewujudkan transportasi yang lebih baik,” ungkap Wakil Bupati usai penandatangan nota kesepahaman.

Sebelumnya, Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat, Amirulloh, S.SiT., M.MTr menjelaskan, rencana pembangunan (BRT) Mebidang, akan di mulai pada 2024.

Baca juga Artikel ini  4 Rumah Panggung di Belawan Terbakar

Proses Data Flow Diagram (DFD) selesai Januari 2024. Di lanjutkan tahap konstruksi (BRT) Mebidang, meliputi konstruksi koridor, halte, depo, perangkat (IT), dan pengadaan bus. Pembangunan (BRT) Mebidang itu di biayai World Bank dan (AFD) Perancis senilai Rp. 1,9 Triliun.

BRT Mebidang ini rencananya terdiri dari 21 kilometer lintasan, dedicated link dengan halte besar 31 halte, memiliki 17 rute menjangkau Medan, Binjai dan Deli Serdang dengan 515 bus, dukungan depo, halte, jalur khusus (ITS) bus dengan anggaran Rp1,9 triliun.

Di katakan Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat, Pembangunan (BRT) Mebidang ini merupakan langkah lanjutan untuk layanan publik yang lebih baik di kawasan Metropolitan Medan.

Langkah tersebut di mulai dari stimulan angkutan umum yang di luncurkan Kementrian Perhubungan melalui lima Koridor Teman Bus, dengan nama Layanan Trans Metro Deli di Kota Medan sejak akhir 2000.

Baca juga Artikel ini  Polsek Medan Timur Amankan 2 Pelaku Curanmor

“Teman Bus terbukti masih menjadi andalan banyak masyarakat Kota Medan yang memerlukan sarana transportasi yang aman, nyaman, serta terjangkau,” ujar Amirulloh.

Dijelaskannya, untuk percepatan pembangunan dan pengelolaan BRT di kawasan Mebidang maka diharapkan anggaran pembangunan fisik yang telah tersedia dapat direspons dengan komitmen anggaran oleh pemangku kepentingan di wilayah tersebut.

Dalam rencana kerja ini, juga terdapat komitmen konkret bagi para pihak, khususnya pemerintah daerah untuk menerima aset, mengoperasikan layanan serta mengembangkan layanan.

“Kami harapkan kita semua dapat ikut berperan mewujudkan angkutan umum massal yang berkualitas untuk bangsa Indonesia khususnya masyArakat di kawasan Mebidang,” harapnya.

Di tempat yang sama, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Hassanudin mengatakan, proyek ini merupakan percontohan nasional, dukungan World Bank untuk proyek Mass Transit (Mastrans) di Indonesia, sekaligus target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2018-2023.

Baca juga Artikel ini  Personel Reskrim Polsek Medan Baru Ungkap Kasus Pencurian Handphone

Pj Gubsu berharap kesepakatan yang telah ditandatangani nantinya menjadi pedoman para pihak terkait untuk mengimplementasikan Masstran Mebidang, sekaligus untuk mewujudkan transportasi yang lebih baik di masa depan.

Ditegaskan juga, para OPD yang terkait harus mempersiapkan dokumen secara detail, mulai dari perencanaan, kelembagaan perizinan, SDM, pengawasan hingga pemeliharaan.

“Saya harapkan seluruh pemangku kepentingan dalam WLA bisa bersinergi dan berkolaborasi, sehingga pembangunan BRT Mebidang ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sumut,” harapnya,

Hadir pula pada penandatanganan nota kesepahaman tersebut, Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE., MM, Walikota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, MAP, Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Agustinus Panjaitan, Kepala Dinas Kominfo Sumatera Utara, Ilyas Sitorus, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Sumatera Utara, Hasmirizal Lubis, dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis.(Redaksi/Dinas Kominfo Kabupaten Deli Serdang/Zulkarnain.Lubis)