MEDAN | 1kabar.com
Kegiatan acara Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Medan Labuhan berjalan lancar aman dan sukses dengan terpilihnya Ustad Harmaen sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Medan Labuhan periode 2024- 2027, Rabu (24/07/2024) siang berlokasi di Aula Kantor Luran Pekan Labuhan.
Turut berhadir Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Medan, Rudi Suntari, SA.g, Sekretarisnya Sufran Daulay, SE, Ketua terpilih Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Medan Labuhan, Harmaen, Harsoyo Babinsa Pekan Labuhan, Edi Surya Waka Polsek Medan Labuhan, Bhabinkamtibmas serta para Kepengurusan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di 6 Kelurahan se-Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.
Acara dimulai dengan pembacaan Doa oleh Ustad Arman dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dipandu oleh Bu Samaria.
Kemudian kata sambutan dari Bungkus Harianto selaku Ketua Panitia mengucapkan terimakasih atas kehadirannya sehingga acara Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Medan Labuhan ini dapat terlaksana dengan baik.
Dilanjutkan dengan kata sambutan Kapolsek Medan Labuhan yang disampaikan Waka Polsek Medan Labuhan, AKP Edi Surya, SH.
Ucapan selamat atas terlaksananya Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kecamatan Medan Labuhan, kami berharap bersama menciptakan situasi kondusif Kamtibmas, meski nantinya dalam Musyawarah ada silang pendapat tapi ambilah hikmah pelajaran terbaik untuk dapat memahami masing-masing Anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sesuai tupoksinya.
Pilihlah Ketua dan Pengurus yang bisa memberikan motivasi yang dapat memberikan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat.
Tugas kita sebagai Perangkat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) itu agar dapat merencanakan apa yang dibutuhkan masyarakat baik di Bidang Sosial Budaya Ekonomi dan lainnya demi kemajuan di masyarakat itu sendiri.
Kemudian bimbingan dan arahan disampaikan Babinsa Pekan Labuhan, Harsoyo. Dikatakannya, Musyawarah ini luar biasa berarti agak urgen sedikit, dan harapan kami agar Musyawarah ini dapat berlangsung tertib meski ada perbedaan itu namanya biasa, jangan sampai terjadi bentrok antar sesama, siapa pun yang terpilih nantinya agar dapat mengemban amanah dalam menjalankan tugas kemasyarakatan.
Diharapkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) ini menjadi perpanjang tanganan dari masyarakat Kecamatan Medan Labuhan turut serta memberantas Narkoba dan Judi sebagaimana di Daerah Pekan Labuhan ini dulunya sempat terkenal dengan istilah lokasi Narkoba “kandang lembu.”
Selanjutnya arahan dan bimbingan sekaligus membuka acara Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Medan, H. Rudi Suntari, SA.g.
Dalam sambutannya, ia mendoakan semoga kegiatan Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Daerah Belawan ini dapat berjalan lancar dan sukses.
Dikatakannya, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) ini sebagai Lembaga Strategis dan Lembaga diluar Pemerintah artinya kita membantu tugas Pemerintah kepada masyarakat.
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) itu mitra Strategis yang sifatnya membantu jangan pula menggerogoti dan tugas kita mengingatkan kalau Pemerintah itu salah dan mendukung yang benar.
Pada kesempatan itu Rudi juga memaparkan sejarah berdirinya Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang Struktur Kepengurusannya sampai ke Pusat.
Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Medan, Rudi Suntari, SA,g menyampaikan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) lahir pada Tahun 2000 sebelumnya namanya Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) dan Lembaga Sosial Desa gunanya untuk menyerap dan mengulurkan aspirasi dan usulan di masyarakat.
Sejarah lahirnya Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) berdiri sesuai Kepres tahun 1980 namanya Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) Organisasi ini berlangsung lama sampai Tahun 1999 dan di Tahun 2000 namanya Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang tujuanya menyusun rencana Strategis masyarakat yang ada di Kelurahan atau Desa.
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) perpanjangan tangan dari masyarakat makanya harus terlibat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Ia menegaskan bahwa Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) itu tetap satu badan yang ada memiliki legalitas, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kita sudah kita urus sampai Kesbangpol agar ada legalitas dan kekuatan hukumnya.
Syukurnya di Kecamatan Medan Labuhan ini Camatnya cerdas bisa menerima keberadaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) disini.
Ide cerdas mereka LPM Kecamatan Medan Labuhan nantinya bagaimana bisa mencarikan CSR dari sejumlah perusahan-perusahan yang ada di Kecamatan Medan Labuhan, agar LPM ini bisa menjalankan programnya bermanfaat bagi masyarakat banyak.
Bagaimana membuat UMKM dan Pemberantasan Narkoba, kita berharap kader-kader LPM yang benci terhadap lajunya Narkoba yang ada di Kota Medan ini.
“Jadi oleh karena itu kita yakin pada Ayahanda Harmaen dapat memimpin LPM untuk di Kecamatan Medan Labuhan,” tutup Rudi Suntari sembari membuka Muscablub LPM Kecamatan Medan Labuhan.
Sementara itu saat diwawancarai wartawan Ketua terpilih secara Aklamasi Ketua DPC LPM Kecamatan Medan Labuhan masa bakti periode 2024 hingga 2027 mengatakan,
Semoga Kepengurusan LPM Kecamatan Medan Labuhan yang semuanya terdiri dari 6 Kelurahan nantinya dapat bersinergi bekerjasama dan juga berkolaborasi pada masyarakat yang ada di Kecamatan Medan Labuhan untuk dapat juga mensukseskan program-program Pemerintah.
Kita sebagai mitra di Kecamatan Medan Labuhan dapat bersama-sama untuk dapat menjalankan program Pemerintah dan sekaligus mengawasi.
Disamping itu juga kita mempunyai misi dan visi, terutama meningkatkan taraf hidup masyarakat yang tertinggal di kawasan Medan Utara khususnya di Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.
Apalagi berdasarkan riset menyatakan pendapatan dari masyarakat Kecamatan Medan Labuhan masih terendah dari Kecamatan lainnya.
Namun kita percaya bahwasannya, dengan misi dan visi kita, kalau di Daerah lain sumber dayanya hanya ada Tanah yang memerlukan biaya dan sebagainya untuk pengelolaanya, tapi khusus di Kecamatan Medan Labuhan ada 3 Kelurahan yang berhubungan langsung dengan Laut dan Pantai yang tak ada satu manusia pun yang dapat menetaskan satu telur pun.
Berdasarkan adanya tulisan riset dari Jerman menyatakan kalau Laut Pesisir Pantai kita dapat menghidupkan 200 Juta dari masyarakat agar dapat makmur bila Laut dan Pesisirnya dikelola dengan baik.
Jadi apakah visi dan misi LPM kita ini dapat diwujudkan. Insyaallah karena kita semuanya menginginkan pembaharuan dan kemajuan, karena kita tahu saat ini laut dan lingkungan kita sudah sangat rusak.
“Jadi bagaimana LPM kita ini dapat sebagai peloporlah dan dapat menjadi barometer pada kecamatan-kecamatan lainnya se-Kota Medan, bagaimana LPM Kecamatan Medan Labuhan dapat berjaya dalam mensukseskan program Pemerintah dan mewujudkan hasrat dari masyarakat itu sendiri,” ungkap Harmaen.
“Ia berpesan marilah kita semuanya bersinergi satu dengan yang lain dapat mengubah imej LPM yang lebih baik lagi, tahap awalnya mari kita, masuk ke mesjid-mesjid dan bersilaturahmi dengan seluruh organisasi – organisasi yang ada,” tutup Ustad Harmaen.(Redaksi/Zulkarnain.Lubis)





