Nasional

Ketua Raja Aceh Teken MoU dengan Japan Indonesia Friendship Association

360
×

Ketua Raja Aceh Teken MoU dengan Japan Indonesia Friendship Association

Sebarkan artikel ini

Suka Makmue | 1kabar.com

Ketua Raja-raja Aceh, Teuku Raja Keumangan melakukan kerja sama dengan Japan Indonesia Friendship Association (Janesia) yang diwakili oleh Hiroshi Okagawa.

Tanda tangan Memorandum of Understanding (MoU) berlangsung di Puri Klungkung, Bali, Kamis (18/8/2022) dalam acara Festival Adat dan Budaya Nusantara I Bali.

Untuk diketahui, Japan Indonesia Friendship Association adalah organisasi persahabatan Jepang Indonesia yang berkedudukan di Teikoku Hotel Tower, Uchisaiwaicho, Chiyoda, Tokyo.

Baca juga Artikel ini  Alhamdulillah Pemko Subulussalam Kembali Raih WTP Dari BPK RI Republik Indonesia

Dalam MoU itu, TRK–sapaan Teuku Raja Keumangan–yang merupakan Raja Beutong saat ini, menjelaskan kalau kerja sama akan fokus pada pemberdayaan dan pelestarian budaya.

Selain itu, kata TRK, kerja sama itu tidak hanya fokus pada pemberdayaan dan pelestarian adat dan budaya, namun ada kerja sama lainya seperti soal investasi.

“Pihak Janesia sangat menyambut baik kerja sama ini, mereka dalam waktu dekat rencananya juga akan segera berkunjung ke Aceh,” kata TRK.

Baca juga Artikel ini  Antisipasi Tindak Kejahatan, Polres Serdang Bedagai Bersama Polsek Jajaran Rutin Gelar Razia Skala Besar

Dalam kegiatan itu, TRK mengaku juga mengkampanyekan kepada dunia internasional bahwa Aceh sangat aman dan terbuka peluang untuk investor.

“Saya sampaikan Aceh aman untuk investasi, dan Aceh sangat terbuka untuk investor, semoga kedepan kita berharap investor dalam bidang wisata bisa masuk ke Aceh,” jelasnya.

TRK menjelaskan kalau dalam kegiatan itu dihadiri 211 kerajaan dari seluruh nusantara yang tergabung dalam Masyarakat Adat Nusantara (Matra). Selain itu juga hadir belasan perwakilan kerajaan dari mancanegara yang akan hadir.

Baca juga Artikel ini  Waka Polres Dairi Sosialisasikan Untuk Cegah Bullying di Sekolah

Kegiatan itu bertujuan untuk memperkuat silaturahmi kerajaan dan lembaga adat sekaligus menggali potensi ekonomi serta menunjukkan kepedulian pada ketahanan adat dan budaya nusantara.

Selain dari Indonesia, delegasi kerajaan mancanegara yang hadir antara lain Philippines, Bhutan, Malaysia, Brunei, Singapura, Nepal, Uganda, Ghana, Jepang serta Duta Kerajaan Eropa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *