BeritaDaerah

ITDC dan KALISTA Resmi Uji Coba Bus listrik upaya Kurangi Emisi dan CIptakan Kawasan Pariwisata Berkelanjutan

48
×

ITDC dan KALISTA Resmi Uji Coba Bus listrik upaya Kurangi Emisi dan CIptakan Kawasan Pariwisata Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

The Nusa Dua, Bali | 1Kabar.Com

13 November 2025-PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bersama KALISTA resmi memulai kolaborasi strategis melalui peresmian uji coba shuttle listrik ramah lingkungan di kawasan The Nusa Dua. Uji Coba ini dilakukan pada Kamis (13/11) dan diresmikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta S.T., M.Α.Β; Direktur Utama KALISTA, Albert Aulia Ilyas; General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika; serta Direktur Utama Xapiens, Muhamad Nursahid.

Program uji coba ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Bali Bebas Emisi, serta menandai seri perdana Bus Listrik (Berbincang untuk Sinergi Transportasi Listrik) yang digagas KALISTA sebagai wadah kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Melalui inisiatif ini, ITDC dan KALISTA berupaya mendorong akselerasi penerapan transportasi berbasis listrik di Pulau Bali sekaligus memperluas adopsi kendaraan listrik komersial di sektor pariwisata berkelanjutan.

Baca juga Artikel ini  Deli Serdang Terus Berikan Pelayanan Kesehatan Terbaik

Transportasi Hijau di Kawasan Pariwisata
Sebagai wujud komitmen terhadap pengembangan ekosistem hijau dan pengurangan emisi di sektor pariwisata, kolaborasi ini menjadi langkah nyata ITDC dalam mewujudkan kawasan pariwisata berkelanjutan melalui optimalisasi teknologi ramah lingkungan.

Selaras dengan prinsip sustainable tourism, ITDC sebelumnya telah menerapkan berbagai inisiatif keberlanjutan di kawasan The Nusa Dua, antara lain melalui pengoperasian Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk penyediaan air bersih berbasis pengolahan air laut, pemanfaatan Liquefied Natural Gas (LNG) sebagai sumber energi efisien dan rendah emisi, penggunaan kendaraan listrik untuk mobilitas kawasan, serta pemasangan panel surya sebagai sumber energi terbarukan dalam kegiatan operasional.

Langkah-langkah ini menegaskan peran ITDC sebagai pengelola destinasi pariwisata kelas dunia yang terus berinovasi dalam menghadirkan kawasan yang hijauInisiatif uji coba transportasi listrik ini merupakan langkah konkret ITDC dalam memperkuat komitmen The Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata berkelanjutan terintegrasi yang rendah emisi. Melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan,

Baca juga Artikel ini  HUT ke-52 ITDC, Gaungkan Semangat ‘Innovation for the Nation’, Tebar Kepedulian di Tiga Kawasan

“kami tidak hanya menghadirkan kenyamanan dan efisiensi bagi wisatawan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap upaya pengurangan emisi karbon di Bali. Sejalan dengan visi Bali Net Zero Emission 2045, kami ingin menjadikan The Nusa Dua sebagai living sustainable tourism laboratory dalam pengembangan destinasi hijau di Indonesia dimana inovasi, efisiensi energi, dan kepedulian terhadap lingkungan berjalan seiring dengan pertumbuhan pariwisata yang berkualitas,” ujar General Manager ITDC The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika.

Melalui kolaborasi dengan KALISTA, uji coba bus listrik ini nantinya akan mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) sebagai bagian dari inisiatif untuk menciptakan kawasan pariwisata yang hijau, cerdas, dan berkelanjutan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung.

2/4 Direktur Utama KALISTA, Albert Aulia Ilyas, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen KALISTA untuk terus mendukung terwujur Bali Bebas Emisi.

Baca juga Artikel ini  Kabid BPHTB Bapenda Deli Serdang Terima Kunjungan Anggota DPRD Kota Pematang Siantar, Terkait dengan Optimalisasi Pencapaian Target PAD Tahun 2025 Hampir di Angka 1 Triliun

“Melalui inisiatif ini, KALISTA mendorong pemanfaatan tel sebagai fondasi dalam menciptakan sistem transportasi yang efisie berkelanjutan. Bus Listrik ini nantinya akan terintegrasi oleh Internet of Things yany memungkinkan pengawasan operasional di kawasan The Nusa Dua dilakukan secara real-time, termasuk pemantauan lokasi kendaraan, efisiensi energi dan biaya operasional, perilaku pengemudi serta pola berkendara termasuk pemantauan harsh braking untuk analisis peningkatan efisiensi,” tuturnya.

Adapun unit yang digunakan, Higer dengan panjang 7,5 meter, memiliki kapasitas baterai 134 kWh dengan jarak tempuh sekitar 180 km pada pemakaian 80% serta 3 unit motor listrik ALVA dengan tipe One XP, N3, dan Cervo X. Sebelumnya, unit bus listrik ini telah digunakan untuk uji coba bersama dengan Pemerintah Provinsi Bal