Berita Terkini

Menyatakan Mundur, Partai PSI Aceh Kehilangan Empat Bacaleg Dapil Aceh 8

283
×

Menyatakan Mundur, Partai PSI Aceh Kehilangan Empat Bacaleg Dapil Aceh 8

Sebarkan artikel ini

Aceh Tenggara | 1kabar.com

Terkait tidak konsistennya terkait penetapan Bacaleg DPRA untuk provinsi Aceh, empat Bacaleg DPRA partai PSI dari Dapil Aceh 8 menyatakan siap untuk mengundurkan diri, hal tersebut disampaikan salah seorang Bacaleg dari Dapil 8 Aceh melalui pesan WhatsApp kepada beberapa media online, Kamis 10/8/2023.

Dalam realese yang disampaikan bahwa mereka kecewa terhadap apa yang telah dilakukan kepada mereka.

“Awal kita mengajukan ke DPW PSI Aceh untuk dapil Aceh 8 belum ada Bacaleg sama sekali, saya beserta rekan yang lainnya melakukan proses administrasi untuk kelengkapan administrasi, dengan kerja keras kami, berkas ke empat bacaleg yang kami ajukan selesai 100 persen, ujarnya.”

Baca juga Artikel ini  Pj Bupati Ir. Wiriya Alrahman, MM : Kabupaten Deli Serdang Tegaskan Komitmen Untuk Penaggulangan Stunting

Ditengah perjalanan, saat pendaftaran Bacaleg DPRA di tutup, tiba-tiba satu nama yang kami usulkan hilang di ganti dengan Bacaleg baru, dan yang membuat kami kecewa kembali, nama baru tersebut ditempatkan pada nomor urut teratas lagi, jelasnya.

Seiring waktu kami terus melakukan komunikasi hingga ke DPP PSI pusat dan pada pertemuan tersebut di amini oleh para pengurus DPP terkait permohonan kami, tetapi apa yang terjadi sampai hari ini apa yang kami ajukan dan usulkan tetap tidak membuahkan hasil, tetap saja rekan kami yang diusulkan dihilangkan satu orang dan tetap saja menempatkan orang yang baru saja dimasukkan untuk nomor paling atas, atas sikap tersebut kami merasa kecewa dan tidak ada konsisten dan profesional dalam pelaksanaan yang terjadi.

Baca juga Artikel ini  Jaga Keamanan Perayaan Tri Suci Waisak, Polres Tanah Karo Laksanakan Patroli

Dalam realesenya keempat Bacaleg DPRA untuk dapil Aceh 8 tersebut menyatakan, seharusnya berpikir Arif dalam memberikan sebuah keputusan dengan tidak mengedepankan unsur lain, sehingga dapat menjatuhkan dan kami juga tidak mau terus menjadi bahan gejolak kawan-kawan di DPW PSI Aceh, dengan kata lain lebih baik kami mundur dari pada berjuang tapi tidak diberikan tempat dengan sepenuhnya.(hh)