EkonomiNasionalPemerintah

Pembangunan Istana Presiden di IKN Sudah Capai 32,9

357
×

Pembangunan Istana Presiden di IKN Sudah Capai 32,9

Sebarkan artikel ini

Jakarta | 1kabar.com

Ketua Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan, proges pembangunan Gedung Istana Presiden di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara per 19 Oktober 2023 mencapai 32,9 persen.

Danis juga mengatakan, pembangunan kantor kepresidenan mencapai 49,26 persen dan Sekretariat presiden di IKN sudah mencapai 27,45 persen. Adapun Istana Presiden di IKN dan Kantor Kepresidenan masuk dalam daftar pembangunan tahap 1.

“Kantor presiden sudah mulai ini 49,26 persen karena sudah pasang bilah-bilah sayap sayap, progresnya sudah cukup besar. Terakhir bapak presiden kesana 38 persen, sekarang sudah 49 persen,” kata Danis dalam Konferensi Pers di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (27/10/2023).

Baca juga Artikel ini  Sat Reskrim Polres Simalungun Robohkan Lokasi Sabung Ayam, Brantas Perjudian

Ia menjelaskan, pembangunan fisik IKN terbagi menjadi dua yaitu tahap 1 dengan progres fisik mencapai 52,9 persen dan tahap 2 mencapai 1,1 persen. Total paket fisik pembangunan IKN Nusantara periode 2020-2024 sebanyak 82 paket terdiri dari 40 paket fisik tahap 1 dan 42 paket fisik tahap 2.

Baca juga Artikel ini  Oknum PNS Pemprov Sumut (N) Diduga Menipu Seorang Ibu Rumah Tangga di Medan

“Progres sampai saat ini kita sudah 52,9 persen hampir 53 persen pekerjaan batch 1,” ujarnya.

Sementara itu, pembangunan IKN tahap 2 antara lain rusun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 47 tower, jalan tol 5b, 6a, dan 6b, instalasi air bersih dan sanitasi, serta jalan-jalan logistik.

“47 tower secara keseluruhan selesainya di akhir 2024 tapi sebagian estimasi ada 12 tower yang akan selesai di bulan Juni-Juli 2024. Nah 12 tower ini mampu mengakomodir sekitar 2.100 unit,” tuturnya.

Baca juga Artikel ini  Dalam Rangka Menyambut Pilkada Serentak Tahun 2024, Polres Serdang Bedagai Gelar Pojok Pemilu di Serdang Bedagai Kupi Kecamatan Seirampah

Lebih lanjut, Danis mengatakan, untuk sumber daya air, bendungan di IKN sudah terisi air dan tengah dilakukan pengerjaan pengolahan air bersih dan pemasangan pipa sepanjang 17 km.

“Kemudian untuk listrik, PLN menyiapkan listrik pakai solar cell kurang lebih 50 mega watt sudah siapkan area 80 hektar. Telkom dan kementerian esdm untuk dukungan gas,” ucap dia. (Red)