Suka Makmue,-|1Kabar.com. Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP, SSos.,MSi, sampaikan jawaban atas Pendapat Badan Anggaran (Banggar) dan Pandangan Umum Fraksi-fraksi Dewan terhadap Rancangan KUA PPAS APBK Tahun 2024 dalam Rapat Paripurna ke 3 Masa Persidangan II DPRK setempat, Jum’at 25/8/2023.
Rapat dihadiri 16 dari 25 anggota dewan, dipimpin Wakil Ketua I, Dedy Irmayanda, SP.,MM, didampingi Ketua Jonniadi, SE, dan Wakil Ketua II, Hj Puji Hartini, ST.,MM.
Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati menjawab harapan dewan yang antara lain meminta dipacu kinerja SKPK yang berhubungan dengan PAD, ia mengatakan, akan terus berupaya secara maksimal dengan melakukan inovasi-inovasi, sehingga PAD dapat dicapai sesuai dengan yang diharapkan.
Dilanjutkannya, upaya-upaya peningkatan kualitas pelayanan dan kemudahan dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi dan dukungan pihak perbankan kepada wajib pajak daerah terus kita tingkatkan, seperti pembayaran PBB-P2 secara online dengan fasilitas mobile banking Bank Aceh syari’ah dan kemudahan lainnya.
“Sehingga, diharapkan akan dapat meningkatkan PAD,” katanya.
Lanjutnya, program dan kegiatan yang dituangkan dalam KUA PPAS APBK tahun 2024 merupakan program prioritas yang sejalan dengan target-target yang tercantum dalam rencana pembangunan daerah dan menyentuh langsung pada kepentingan masyarakat dalam rangka peningkatan kehidupan sosial ekonomi masyarakat Kabupaten Nagan Raya.
“Atas pendapat dan saran badan anggaran DPRK Nagan Raya, kami sangat sependapat agar program-program yang menjadi prioritas SKPK adalah untuk menjawab kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat Kabupaten Nagan Raya,” sebut Fitriany.
Kemudian, jelasya, terhadap ketersediaan anggaran untuk menyukseskan pesta demokrasi di Kabupaten Nagan Raya tahun 2024, bahwa pengalokasian belanja dalam rangka menyukseskan pesta demokrasi merupakan belanja prioritas untuk dianggarkan, dan Pemkab Nagan Raya sudah mengalokasikan anggaran yang memadai sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
Menanggapi pandangan umum Fraksi Aceh Raya Bersama (ARB) agar perencanaan dapat dilakukan dengan matang sebagai usaha menekan defisit anggaran, Pj Bupafi sangat sependapat dengan harapan tersebut dan tim anggaran Pemkab Nagan Raya akan berupaya maksimal.
“Agar defisit anggaran dan stabilitas keuangan daerah dapat diwujudkan dengan baik dan hal ini tentu butuh dukungan semua pihak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” harapnya.
Tentang harapan dewan agar adanya sinergitas antara Pemkab Nagan Raya dengan pemerintah yang lebih atas atau berpedoman pada RKPK dalam penyusunan KUA PPAS tahun anggaran 2024, disampaikan, bahwa Pemkab Nagan Raya senantiasa secara intens menjalin koordinasi dan komunikasi intensif dengan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Aceh terkait berbagai kebijakan yang harus dijalankan di daerah.
“Sehingga, program dan kegiatan pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam KUA-PPAS tahun anggaran 2024 sehingga dapat sejalan dan searah dengan program dan kebijakan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Pj Bupati.
Terhadap keberadaan Kantor Kesbangpol, ujar Fitriany, dimana sesuai dengan harapan dewan agar mempercepat proses peningkatan statusnya menjadi badan, kami telah mengirim surat usulan ke Kemendagri melalui Dirjen Otda untuk mendapat persetujuan penandatanganan rancangan qanun oleh pemerintah daerah dan sampai saat ini masih dalam tahap verifikasi data.
Selanjutnya, terhadap pandangan umum dan saran pendapat Fraksi Golkar Sira (GS) agar plafon anggaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap SKPK, ia mengatakan, dalam penetapan plafon aggaran pada setiap SKPK telah melalui suatu proses pembahasan yang sistematis dengan menyelaraskan dengan program dan priortas sebagaimana telah dituangkan dalam RKPK tahun 2024 dan dokumen perencanaan lainnya.
“Sehingga semua kebutuhan anggaran SKPK telah dapat dipenuhi sesuai urgensi dan kemampuan keuangan daerah,” sebutnya.
Selanjutnya, saran agar serius dalam usaha peningkatan PAD, ia menyampaikan, bahwa upaya peningkatan PAD terus dilakukan secara komperehensif dan berkelanjutan baik secara intensifikasi maupun ekstensifikasi PAD.
“Perbaikan tata kelola pemungutan PAD telah dilakukan secara sungguh-sungguh, salah satunya melalui pendekatan digitalisasi pemungutan PAD dengan memanfaatkan teknologi informasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak sehingga diperoleh kemudahan dalam memberikan pelayanan pemungutan PAD dan diharapkan akan mampu meningkatkan PAD pada masa yang akan datang,” ujarnya.
Terhadap saran agar penurunan APBK Nagan Raya tahun 2024 tidak berimbas pada palayanan masyarakat, dijelaskan, bahwa pelayanan yang optimal kepada masyarakat senantiasa menjadi prioritas dalam penyusunan anggaran tahun 2024.
“Hal ini menjadi penting dan sejalan dengan maksud dan arahan pemerintah pusat dalam memastikan pelayanan yang maksimal pada kebutuhan dasar masyarakat,” tukasnya.
Terhadap pandangan umum dan saran pendapat Fraksi PD, Pj Bupati sangat sependapat agar setiap program dan kegiatan yang masuk dalam rancangan KUA PPAS tahun anggaran 2024 benar-benar direncanakan dengan baik yang sifatnya prioritas dan sangat dibutuhkan masyarakat dan hal itu tentu saja sejalan dengan regulasi yang ada yang selama ini kita laksanakan.
“Dimana penyusunan KUA PPAS diawali dari musrenbangdes sampai pada musrenbang level kabupaten dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dan stakeholder terkait,” katanya.
Kemudian, tentang harapan Fraksi PD agar Dinas Pendidikan terus mengupayakan peningkatan mutu pendidikan baik tingkat SD maupun SMP, kami sangat sependapat, bahwa mereka menjadi ujung tombak mutu pendidikan, karena itu penguasaan materi pelajaran dan bagaimana pengelolaan kelas oleh guru menjadi sangat penting untuk diperhatikan.
“Dinas Pendidikan telah memberikan pelatihan kepada para guru untuk peningkatan kapasitas dengan sasaran guru kelas dan guru mata pelajaran,” kilahnya.
Sementara harapan agar Dinas Syari’at Islam dapat melaksanakan TC peserta MTQ yang akan berjuang di MTQ tingkat Provinsi Aceh di Simeulue dapat kami jelaskan, pelaksanaan TC telah dilaksanakan pada tanggal 4-6 Agustus 2023, sedangkan TC inti Insya Allah sudah dijadwalkan pada 8-10 September 2023 mendatang.
Dalam rapat tersebut turut hadir Sekda, unsur forkopimda, para Kepala SKPK, camat, Kabag Setdakab serta sejumlah undangan lainnya.





