1Kabar.com | Sanur
Pada libur panjang hari raya Idul Fitri 1445 H, kunjungan ke Pulau Nusa Penida meningkat dibandingkan tahun 2023 lalu yang di dominasi wisatawan domestik mencapai 70 persen. Untuk menuju pulau Nusa Penida, bisa melalui pelabuhan Sanur Denpasar.
Kepala kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Benoa, Capt. Herbert E.P Marpaung, Jumat (12/4/2024) di Sanur, mengatakan, berdaswrkan data, puncak kunjungan ke Nusa Penida dari pelabuhan Sanur terjadi pada hari H lebaran (Rabu, 10/4/2024) sebanyak 7.689 penumpang. Sedangkan untuk keberangkatan Kamis (11/4) sempat mengalami penurunan dengan jumlah keberangkatan sebanyak 7.369 penumpang.
“Jumat ini sampai jam 10.30 WITA penjualan tiket sudah tercatat sebanyak 5.769 dan angka ini akan terus bergerak hingga sore nanti. Secara over all dari H-15 pelaksanaan angkutan lebaran tercatat penumpang yang berangkat 98.309 orang. Jumlah terbanyak tujuan nusa penida sebesar 70 persen dan sisanya tujuan nusa Lembongan dan sebagian kecil ke daerah Gili,”ujar Capt. Herbert.
Dijelaskan capt. Herbert tahun 2024 terjadi peningkatan sebesar 7,17% Dibandingkan tahun 2023 lalu dengan jumlah pengunjung sebanyak 91.735 orang dalam periode yang sama. jika dibandingkan pula dengan hari biasanya rata- rata pengunjung sebanyak 4000- 5000 pengunjung per hari.
Sejumlah 53 kapal disiapkan dengan pergerakan 90 – 100 trip (perjalanan) dimulai dari jam 6.30 WITA sampai jam 17.00 WITA. Namun pihak pelabuhan tetap menyiapkan 10 kapal cadangan guna mengantisipasi jika kekurangan kapal. Dengan istilah wisatawan one day tour, wisatawan lebih memilih berangkat pada jam 7.30 WITA hingga jam 9.30 WITA.
Demi kenyamanan wisatawan, Pihak pelabuhan telah memberlakukan sistem penjualan tiket online, tidak ada lagi tiket liar. Dan harga tiket tidak ada kenaikan begitupun dengan kenyamanan di ruang tunggu, telah dilakukan penataan di ruang tunggu keberangkatan.
“Kita sudah koordinasi dengan instansi terkait untuk .melakukan penataan meskipun ruang tunggunya terbatas, bagaimana biar tidak terjadi penumpukan di ruang tunggu. Yang masuk ke ruang tunggu yang sudah siap di berangkatkan. Yang lain bisa tunggu diluar,” imbuhnya.
Sebelum pelaksanaan angkutan lebaran seluruh Fast Boot telah di cek terlebih dahulu. Sementara terkait pengamanan Capt Herbert mengaku melakukan penambahan petugas keamanan yang dibantu oleh jajaran kepolisian”(van),





