Peristiwa

Seorang Kepala Desa di Aceh Barat Meninggal Dunia Saat Upacara HUT RI ke-78

230
×

Seorang Kepala Desa di Aceh Barat Meninggal Dunia Saat Upacara HUT RI ke-78

Sebarkan artikel ini

Aceh Barat | 1kabar.com

Ansari (50) Keuchik (Kepala Desa) Gampong Gleung Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat dilaporkan meninggal dunia saat sedang upacara mengikuti upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-78, Kamis (17/8).

Upacara HUT RI 17 Agustus berlangsung di Lapangan Bola Kaki Kecamatan Sungai Mas. Pada detik-detik berlangsung pengibaran bendera, begitu Paskibra memegang tali ikat bendera merah putih, hendak memulai penghormatan, masyarakat langsung berkerumunan di tempat sang Keuchik tersebut duduk.

Baca juga Artikel ini  Mencekam, Puluhan Preman Teror dan Serang Warga Jalan Selambo Toba, 2 Orang Terluka dan Sejumlah Bangunan Rumah Dirusak

Lantas, keuchik lain dan masyarakat yang melihat Ansari terduduk lemas dan tidak sadarkan diri di kursi itu, langsung memanggil dokter hingga di bawa ke mobil medis guna dilakukan pemeriksaan. Namun sayangnya setiba di mobil medis, Ansari dikabarkan sudah meninggal dunia.

Camat Sungai Mas, Aceh Barat Zulkifli membenarkan Keuchik Gampong Gleung itu meninggal dunia saat duduk di kursi bagian depan ketika sedang berlangsungnya upacara HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Bola Kaki Sungai Mas.

Baca juga Artikel ini  Puluhan Ulama dan Seribuan Santri Aceh, Peringati Haul ke-19 Abu Bireuen

“Kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelum meninggal kami melihat almarhum tampak sehat-sehat saja, segar wajahnya, bugar badannya,” ujar Camat
Petugas medis setempat menduga bahwa Ansari memiliki riwayat penyakit jantung. “Penyebab meninggalnya Ansari dugaan akibat adanya serangan jantung ketika mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI, almarhum sempat menjalani penanganan medis karena sesak nafas sebelum prosesi upacara dimulai,” kata petugas medis dr. Dini.

Baca juga Artikel ini  3 Orang Terluka, Gudang Gas Elpiji di Kecamatan Percut Sei Tuan Terbakar, Terdengar Beberapa Kali Ledakan Keras

Saat dilakukan penanganan tahap awal pada saat sesak nafas, terlihat pupil mata Ansari membesar dan denyut nadinya melemah, lalu tim medis memutuskan membawanya ke Puskesmas, namun keluarga melarang.

Jenazah Keuchik dibawa pulang ke kampungnya dan tepat pukul 15.30 WIB almarhum dikebumikan di Gampong Gleung.(*)