MEDAN | 1kabar.com
Halal Bi Halal yang digelar Warga Asrama TNI-AD Glugur Hong, Medan, pada Minggu (13/04/2025), berubah menjadi panggung curahan hati dan seruan keadilan. Ribuan warga masyarakat dari Forum Warga Peduli Asrama TNI-AD Glugur Hong menyuarakan penolakan terhadap rencana pengosongan rumah oleh Kodam I Bukit Barisan.
Kegiatan yang digelar di Jalan Karantina Ujung ini dihadiri sekitar 1.000 warga masyarakat, termasuk 225 Kepala Keluarga, Anak-Anak, Pemuka Agama, Tokoh Masyarakat hingga Ibu Rumah Tangga. Tangis, harapan, dan Doa mewarnai suasana.
“Kami sudah tinggal disini lebih dari enam dekade. Ini bukan sekadar rumah, ini Sejarah hidup kami,” tegas Ketua Tim 13, M. Agussyah.
Tim 13 telah menyampaikan aspirasi ke berbagai Lembaga penting seperti Presiden RI, Kemenhan RI, Panglima TNI, KSAD, Komisi I-III DPR RI, hingga Komnas HAM dan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara. Mereka berharap adanya solusi adil tanpa mengorbankan masa depan ratusan keluarga.
Dalam Tausyiahnya, Ustad Fachrul Al Banjari mengajak warga masyarakat agar tidak kehilangan harapan.
“Terus bersatu, terus berdoa. Allah tidak akan tinggal diam atas Doa orang yang terzalimi,” ujarnya.
Warga STM, para Ibu, hingga Anak-Anak juga menyuarakan harapan agar Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto mendengar langsung suara mereka.
“Pak Presiden, kami bukan pendatang liar. Kami Anak Bangsa yang turut membangun Negeri ini. Rumah ini Warisan Perjuangan Orang Tua kami,” ucap seorang warga masyarakat.
Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan besar, agar keadilan tidak hanya menjadi slogan, tapi nyata hadir ditengah Rakyat kecil.(***)





